Yorrys soal putusan MA: Berarti munaslub, bukan munas Golkar
Merdeka.com - Mahkamah Agung (MA) menolak kasasi yang diajukan kubu Agung Laksono soal dualisme kepengurusan Partai Golkar. Artinya, MA putuskan kepengurusan Golkar hasil munas Bali pimpinan Aburizal Bakrie (Ical) yang sah.
Politikus Golkar Yorrys Raweyai menilai, berdasarkan putusan MA maka yang sah menggelar munas jelang Ramadhan 2016 adalah kubu Ical. Menurut dia, Golkar akan menggelar munaslub, bukan munas.
"Kalau kita pakai acuan MA, maka harus munaslub, karena hasil munas Bali kan periode 2015-2020, kemudian kita lakukan antara dua munas, dalam pasal 30 itu munaslub, bukan munas," kata Yorrys saat berbincang, Rabu (2/3).
Menurut dia, putusan MA harus kembali dibahas dalam rapat internal Partai Golkar baik kubu Ical maupun Agung Laksono. Hanya saja dia memastikan, jika munaslub akan tetap digelar meski ada putusan MA.
"Makanya ini nanti kita bicarakan, kalau berbicara perpanjangan Riau kan nanti akan terjadi perbedaan di tingkat I dan tingkat II tentang kepesertaan munas. Nah kalau bicara putusan MA, maka Bali yang dianggap sah, bagaimana pertemukan perbedaan nantinya," jelas dia.
(mdk/rnd)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya