Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Yakin maju Pilgub Jabar, Anton Charliyan sudah temui bupati & wali kota

Yakin maju Pilgub Jabar, Anton Charliyan sudah temui bupati & wali kota Kapolda Jabar Irjen Anton Charliyan. ©2017 Merdeka.com/Andrian Salam Wiyono

Merdeka.com - Wakalemdikpol Irjen Pol Anton Charliyan merasa yakin bakal mendapatkan rekomendasi dari PDIP di Pilgub Jabar. Dia telah memiliki banyak program untuk membangun Jawa Barat lebih baik lagi.

Program prioritas yang akan dilakukan Anton jika sukses menjabat sebagai kepala daerah Jabar yakni mengentaskan kemiskinan dan membuka lapangan pekerjaan seluas-luasnya. Bahkan Anton telah menemui sejumlah bupati dan wali kota untuk membahas Jawa Barat.

"Setelah saya kunjungi mereka perlu subsidi dari beberapa bupati dan wali kota. Anggaran provinsi masih cukup kalau subsidi misalnya Rp 100 miliar per tahun masih cukup anggaran Jabar," kata Anton saat berbincang dengan merdeka.com, Selasa (19/12).

Anton berniat memicu pada bupati dan wali kota untuk bekerja sekreatif mungkin untuk melayani masyarakat Jawa Barat. Siapa yang paling kreatif, maka Pemprov Jabar di bawah kepemimpinannya akan memberikan bantuan tunai.

"Jadi para wali kota ini minta subsidi, oke kalau nanti saya jadi gubernur akan diberi bantuan langsung sesuai dengan ketentuan yang berlaku," kata Anton menceritakan pertemuannya dengan bupati dan wali kota.

Persoalan intoleransi antar umat beragama juga menjadi salah satu program prioritas Anton. Dia memiliki gagasan untuk membuat islamic center yang bisa diakses oleh semua umat muslim, tidak ekslusif untuk suatu kelompok saja.

"Perlu ada satu Islamic Center, suatu pusat pendidikan agama. Diisi oleh ulama-ulama sepuh yang berkharisma bisa menyatukan umat Islam yang rahmata lil Alamin," jelas dia.

Selanjutnya, mantan Kapolda Jawa Barat ini menjelaskan, di Jabar juga butuh program pembangunan yang tepat guna. Misalnya, setiap daerah punya ciri khas masing-masing sesuai dengan kultur daerahnya.

Seperti Karawang menghasilkan padi saja, Garut sebagai penghasil kopi, Banjar menjadi penghasil kayu jati.

"Jangan musim-musiman, begitu musim cengkeh semua ikut Cengkeh. Jadi semua produk unggulan dijamin Pemda, ketika harga naik itu keuntungan petani, tapi jika turun ini harus ada subsidi khusus dari Pemprov," kata Anton.

Soal pendidikan di Jabar, Anton juga ingin semua lulusan tingkat SMA memiliki keterampilan. Pihaknya akan memperbanyak sekolah kejuruan di Jawa Barat. Sehingga setelah lulus, mereka tak lagi kesulitan untuk mendapat pekerjaan.

"Sehingga andai tidak bisa bekerja dia insya Allah minimal bisa mandiri," tutup dia.

(mdk/rnd)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP