Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Wasekjen PKS nilai Khofifah jadi beban Jokowi jika tak mundur dari kabinet

Wasekjen PKS nilai Khofifah jadi beban Jokowi jika tak mundur dari kabinet Khofifah di acara Projo. ©2017 Merdeka.com

Merdeka.com - Wasekjen Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Mardani Ali Sera menyarankan, Menteri Sosial Khofifah Indar Parawansa untuk mundur dari posisinya sebagai menteri lantaran mengajukan sebagai Cagub Jawa Timur. Bilamana Khofifah bersikeras tidak mau mengundurkan diri, dampaknya buruk bagi citra Kabinet Kerja Presiden Joko Widodo. Maka Khofifah dinilai hanya akan membebankan Jokowi.

"Menurut aturan tidak ada yang dilanggar, tapi yah ini akan jadi beban politik Pak Jokowi sendiri, karena beliau kan sudah mengingatkan kabinetnya kan kabinet kerja. Apa yang beliau katakan kerja kerja dan kerja. 8 Bulan dari total mungkin sisa katakanlah 20 bulan ke depan. Itu kasihan Pak Jokowi," kata Mardani ketika dihubungi, Rabu (29/11).

Mardani menilai, tanggung jawab sebagai menteri maupun cagub Jawa Timur memiliki beban yang sama. Sebagai menteri ia memiliki tanggung jawab besar dalam rangka mengurus masalah sosial bangsa.

Sementara, dalam masa kampanye Pilkada Jatim pun ia memandang akan membebani kementeriannya. Apalagi sebagai Cagub di salah satu provinsi strategis, Khofifah akan kerja keras untuk amankan suara. Mengingat dua faktor di atas, tentunya secara hati nurani, Khofifah harus segera mengundurkan diri. Meski tidak ada aturan yang mengatur hal tersebut.

"Dengan mempertimbangkan segala hal kalau secara hukum tak wajib mundur. Tapi kalau ngikut pada etika dan panggilan hati nurani mestinya segera memisahkan dua pekerjaan itu," tukasnya.

(mdk/rnd)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP