Wasekjen: Kader mundur dari Demokrat karena utang budi ke Anas
Merdeka.com - Wasekjen Partai Demokrat Nurhayati Ali Assegaf menegaskan lengsernya Anas Urbaningrum dari kursi ketua umum Partai Demokrat tidak serta merta membuat para loyalisnya ikut mundur.
Namun demikian, jika ada kader Demokrat yang mengikuti jejak Anas untuk mundur dari partai hal itu dikarenakan kader tersebut masuk ke Demokrat atas jasa Anas.
"Saya mohon dengan hormat jangan terlalu dibesar-besarkan. Bahwa DPC Cilacap adalah satu orang saja, dua orang ini (wakil direktur eksekutif Partai Demokrat M Rahmad) mungkin mereka masuk Partai Demokrat karena Anas, mereka mundur karena bersama-sama dengan Anas. Tetapi yang lain masuk Partai Demokrat karena SBY, saat jadi ketum tentu semua loyal dengan Anas," kata Nurhayati di Gedung DPR, Jakarta, Rabu (26/2).
Ketua Fraksi Demokrat di DPR itu mengimbau kepada masyarakat agar tetap mendukung dan memberikan rasa empati kepada Anas Urbaningrum agar dapat menjalankan proses hukum yang sedang dihadapi dengan sebaik-baiknya.
Selain itu, dia juga meminta kepada media agar tidak membesar-besarkan masalah yang ada di Demokrat, serta memberikan kesempatan bagi Demokrat untuk membenahi partai.
"Jadi saya mohon media jangan dibesar-besarkan, beri kami kesempatan untuk membenahi partai. Memenuhi harapan masyarakat, karena Demokrat masih mengharapkan Partai Demokrat. Saya juga berharap media dengan masyarakat mendukung Anas, empati, berikan kesempatan pada Anas untuk menjalankan proses hukum dengan baik, kami yakin Anas mampu," tandasnya. (mdk/dan)
Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya