Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Warga Rawa Bunga curhat ke Sandi: PBB dihapus biar bisa digusur ya?

Warga Rawa Bunga curhat ke Sandi: PBB dihapus biar bisa digusur ya? Sandiaga Uno blusukan di Jatinegara. ©2016 Merdeka.com/anisyah

Merdeka.com - Titin, warga RW 04, Rawa Bunga, Jatinegara, Jakarta Timur mengaku gelisah sejak Pemprov DKI Jakarta menghapus kewajiban pembayaran Pajak Bumi Bangunan (PBB) untuk warga miskin. Dia khawatir kebijakan itu menjadi alasan pemerintahan menggusur warga suatu hari nanti.

"Pak, kenapa PBB sekarang dihapuskan? Biar nanti gampang digusur yah pak nanti?" tanya Titin pada cawagub DKI Jakarta Sandiaga Uno yang blusukan di kampungnya, Jakarta, Rabu (23/11).

Warga yang lain ikut menimpali. "Iya Pak, biar gampang digusur kan nanti? "sahut warga lainnya.

Pria yang akrab disapa Bang Sandi itu coba memberikan pengertian kepada warga Rawa Bunga soal penghapusan PBB.

"Ibu-ibu jangan khawatir, jangan takut kalau itu (penghapusan PBB) ada udang di balik bakwan. Tidak benar kalau yang tidak pegang PBB itu bakal digusur," kata Sandi.

Politisi Partai Gerindra itu menjelaskan, PBB bukan menjadi legalitas atas kepemilikan tanah. Sehingga pemerintah tidak bisa serta merta mengambil tanah milik warga begitu saja.

"PBB bukan legalitas, dengan dihapuskan justru lebih bagus. Dan mungkin karena selama ini warga tenang ketika punya PBB. Tapi kami nanti pastikan warga tidak was-was atau khawatir karena enggak punya PBB," tutur Sandi.

"Untuk aspek legalitas itu akan diatur bagaimana haknya, harus ada kompensasi seperti apa, tapi kami akan ajak mereka dengan konsep participation urbanization," ujarnya.

(mdk/lia)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP