Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Warga Mampang bela Djarot dari massa pendemo bayaran

Warga Mampang bela Djarot dari massa pendemo bayaran Cawagub Djarot dihadang warga. ©2016 merdeka.com/arie basuki

Merdeka.com - Calon Wakil Gubernur Petahana, Djarot Saiful Hidayat melanjutkan agenda kampanye dengan blusukan menyambangi warga Jalan Bangka RT 12/RW 13, Kelurahan Mampang, Kecamatan Mampang Prapatan, Selasa (15/11). Sebelum masuk ke permukiman warga, Djarot terlebih dulu bertanya kepada warga setempat.

"Ada warga yang menolak enggak? Apa, enggak ada? Alhamdulillah," ucap Djarot mengucap syukur karena warga Mampang tidak keberatan dengan kehadirannya.

Djarot mengajak warga berdialog. Mantan Wali Kota Blitar ini berharap warga tidak mudah terpancing emosi dan ikut-ikutan mereka yang belum dewasa dalam berdemokrasi.

"Oleh sebab itu, Anda jangan marah, jangan tersinggung. Biarkan saja, ajak dialog. Mereka yang belum dewasa ajari untuk tertib. Kalau ada yang mengadang seperti itu, laporkan ke panwaslu atau bawaslu. Tunjukkan Basuki-Djarot taat hukum tertib, damai, aman," lanjutnya.

Setelah berdialog, Djarot melanjutkan blusukannya dari RT ke RT. Namun, saat menuju RT 08 terlihat sekelompok orang yang mengatasnamakan Mahasiswa Islam Indonesia datang menolak kedatangan Djarot di kampung tersebut.

"Kami punya hak konstitusi, masyarakat punya hak konstitusi untuk menolak penista agama," ucap salah satu pendemo dengan menggunakan speaker.

Melihat Djarot didemo sekelompok orang yang tidak dikenal, warga sekitar langsung membentuk 'benteng' dan mengusir para pengunjuk rasa itu.

"Itu pendemo bayaran pak, bukan warga sini. Insya Allah warga sini mendukung bapak," teriak warga sekitar.

(mdk/noe)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP