Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Waketum Gerindra ngaku tidak dimarahi, hanya ditegur Prabowo soal AHY

Waketum Gerindra ngaku tidak dimarahi, hanya ditegur Prabowo soal AHY Arief Poyuono. ©2017 google

Merdeka.com - Ketua Umum Gerindra Prabowo Subianto disebut marah dengan kadernya yang kini duduk sebagai Waketum Gerindra Arief Poyuono karena mengkritik keras Komandan Satuan Tugas Bersama (Kogasma) Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY).

Arief membantah bahwa dirinya dimarahi. Dia pun menegaskan, apa yang disampaikan soal AHY, bukanlah menghina.

"Dimarahi enggak tuh, ditegur iya. Bukan menghina, tapi saya bicara tentang AHY apa adanya dan menurut pandangan saya, tentang kapasitas seorang AHY," kata Arief, Senin (23/7).

Dia meyakini teguran Ketumnya lantaran keinginan berkoalisi. Meskipun, dirinya tak bisa memastikan, apakah antara Gerindra dan Demokrat sudah final dan resmi.

"Ya kan kita mau koalisi. (Sudah resmi atau tidak) enggak tahu ya saya," tutur Arief.

Dia menuturkan, dirinya mempunyai pendapat berbeda tentang AHY. Namun, jika sudah ada putusan resmi Prabowo-AHY, maka Arief akan memperjuangkannya.

"Saya sih punya pendapat berbeda ya tentang AHY. Kalau sudah jadi putusan partai mengusung AHY sebagai Cawapres, ya pasti saya akan berjuang untuk memenangkannya," ungkap Arief.

Dia menegaskan, apa yang disampaikannya untuk menguji AHY. Jika memang akan jadi pemimpin besar harus siap dikritik seperti halnya Presiden Joko Widodo atau Jokowi.

"Saya hanya ingin menguji AHY saja, kalau memang dia itu pemimpin besar, harus sanggup dihina, dikritik, dan direndahkan oleh rakyat ataupun oleh elite. Contoh Joko Widodo pernah diremehkan JK sebelum maju Capres, nah nyatanya gimana?" pungkasnya.

Reporter: Putu Merta Surya Putra

Sumber: Liputan6.com

(mdk/did)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP