Wacana perluasan Wantim Golkar, kubu Ical minta jangan menduga-duga
Merdeka.com - Wacana perluasan wewenang Dewan Pertimbangan (Wantim) Golkar menjadi isu panas di antara dua kubu Golkar. Apalagi mendengar Ketua Umum Golkar hasil Munas Bali, Aburizal Bakrie (Ical) digadang-gadang akan menduduki posisi Ketua Wantim.
Politisi Golkar kubu Ical, Adies Kadir mengatakan, wacana Ical bakal menduduki posisi Ketua Wantim hanyalah sebuah kemungkinan. Kader sekaligus tokoh Golkar lainnya juga punya peluang yang sama.
"Jangan menduga-duga, semua di Golkar ini perubahannya per detik. Bisa Pak Ical, bisa yang lain," kata Adies di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (27/1).
Peluang menduduki Ketua Wantim bisa siapa saja bagi kader Golkar. Mereka, kata dia, berkewajiban untuk menduduki posisi ini demi partainya.
"Kalau dikehendaki Pak ARB, beliau harus mau, siapapun itu, Pak JK juga harus mau, Pak Agung juga harus mau. Jadi semua harus untuk Golkar," tambah dia.
Dalam penutupan Rapimnas kubu Bali, Senin (25/1) kemarin, Aburizal Bakrie secara tegas menyatakan mundur dari kursi ketua umum. Pengunduran ini seakan menjadi sinyal kuat jika Ical menghendaki posisi Ketua Wantim.
(mdk/rnd)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya