Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Usai Reuni Politik Prabowo-Mega, PDIP dan Gerindra Mungkin Bisa Bersama di Pilkada

Usai Reuni Politik Prabowo-Mega, PDIP dan Gerindra Mungkin Bisa Bersama di Pilkada Prabowo Bertemu Megawati. ©Liputan6.com/Helmi Fithriansyah

Merdeka.com - Pertemuan antara Ketua Umum Gerindra Prabowo Subianto dan Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri sudah terprediksi jauh-jauh hari. Apalagi keduanya tidak memiliki permasalahan pribadi.

Ketua DPD Partai Golkar Jawa Barat Dedi Mulyadi tidak terkejut dengan pertemuan itu. Menurutnya, reuni politik Prabowo dan Mega biasa saja terjadi dalam dunia politik.

"Tidak aneh, saya sudah memperkirakan karena sebelumnya Pak Prabowo dan Bu Mega pernah mencalonkan bersama artinya enggak ada problem," kata Dedi saat dihubungi, Kamis (25/7).

Hubungan politik antara Partai Gerindra dan PDI Perjuangan menunjukkan keduanya menganut sistem politik terbuka. Untuk itulah para simpatisan tidak perlu bertengkar dengan kubu lain demi elit politik.

Mantan Bupati Purwakarta ini menduga, tidak tertutup kemungkinan PDIP dan Gerindra bergandengan tangan saat Pilkada Serentak. "Pilkada juga nanti bisa bareng-bareng lagi."

Pelajaran penting bagi rakyat, tak perlu bertengkar mati-matian soal pilihan politik. Pertengkaran elite politik hanya bumbu. Pada akhirnya, rekonsiliasi terjadi.

Menurutnya, yang menciptakan kutub politik justru akar rumput. Sementara kondisi elit politik sebenarnya akur-akur saja satu sama lain.

"Sebenarnya dari calon tidak ada yang mencerminkan politik aliran baik dari kubu Prabowo Sandi atau kubu Jokowi-Maruf Amin. Tapi kemasan yang dibuat oleh para pendukungnya menjadi kemasan politik aliran," terangnya.

(mdk/noe)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP