Usai pileg, Golkar dekati Demokrat buat koalisi
Merdeka.com - Partai Golkar sudah bersiap berkoalisi dengan partai lain usai pemilu legislatif nanti. Menurut Ketua Badan Pemenangan Pemilu (Bappilu) Partai Golkar Sharif Cicip Sutardjo , koalisi itu merupakan hal yang tidak bisa dihindari.
"Kita tidak mungkin menang 50 persen, koalisi itu mutlak untuk majukan bangsa dan negara," kata Cicip, di Gedung DPR, Jakarta, Selasa (8/4)
Apalagi dirinya menyatakan sampai saat ini partai berlambang pohon beringin tersebut, kerap menjalin berkomunikasi dengan partai lain. Namun, Cicip enggan membeberkan partai mana saja yang sedang didekati Golkar.
Ketika disindir apakah Partai Golkar bakal koalisi dengan Partai Demokrat, Cicip enggan berkomentar banyak. Namun pihaknya mengakui partainya berkomunikasi dengan partai pimpinan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono tersebut.
"Kita komunikasi terus (Demokrat), termasuk dengan semua partai. Golkar itu partai yang paling cair paling bisa komunikasi dengan partai lain," tegas Cicip.
Sementara itu, Ketua Umum Golkar Aburizal Bakrie (Ical) membenarkan bahwa sejauh ini partainya sering berkomunikasi dengan partai peserta Pemilu nanti. Namun pihaknya belum menentukan dengan siapa nanti akan koalisi.
"Saya belum tahu sih (koalisi dengan siapa). Pembicaraan saya dengan semua, Pak SBY, Bu Mega, dengan mereka (yang lainnya)."
Ketika disinggung siapa yang paling intensif berkomunikasi, Ical pun melontarkan candaannya. "Dengan istri saya," ucapnya.
(mdk/did)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya