Usai gebrak meja di rapat MKD, politisi Golkar ngaku takut dipecat
Merdeka.com - Rapat Pleno Mahkamah Kehormatan Dewan (MKD) DPR diskors. Sosok yang saat ini sedang disorot yaitu Wakil Ketua MKD dari Fraksi Golkar, Kahar Muzakir karena emosi sampai menggebrak meja saat rapat pleno, kemarin.
Saat baru keluar dari ruang rapat, 'sang penggebrak meja' itu dikawal oleh sekitar lima polisi. Saat ditanya mengenai peristiwa gebrak meja itu, dia enggan berkomentar. Bahkan, dia menyebut apabila memberikan keterangan dia bisa saja dipecat.
"Tidak ada keterangan, kalau saya beri keterangan nanti saya bisa dipecat," kata Kahar sembari dikawal polisi," Selasa (1/12).
Dikarenakan suasana yang berdesak-desakan itu, dia tak mau berkomentar lebih jauh apa yang dimaksud pemecatan itu. Dia hanya berdiam diri saat dicecar oleh pewarta.
Rapat sendiri akan kembali dimulai pada pukul 15.45 Wib.
Sebelumnya, Wakil Ketua Mahkamah Kehormatan Dewan (MKD) DPR Junimart Girsang mengakui bahwa sang penggebrak meja dalam rapat pleno kemarin merupakan Wakil Ketua MKD dari Golkar yang baru dilantik, Kahar Muzakir. Bahkan, dia menyatakan aksi gebrak meja merupakan sebuah hal yang tak memiliki etika.
"Yang gebrak meja Pak Kahar. Silakan kutip, dia gebrak sambil berdiri. Ini lembaga etika tapi tak punya etika sampai gebrak meja," kata Junimart di Gedung DPR, Jakarta, Selasa (1/12).
Dikarenakan geram dengan sikap Kahar Muzakir itu dia berencana melaporkan yang bersangkutan ke MKD. "Saya bencana sedang pikirkan laporkan ke MKD, saya masih diskusi tidak boleh lah begtu ini harus lembaga etika," paparnya.
(mdk/ian)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya