Usai bertemu Paloh, Mahfud ngaku tak bicara soal pencapresan
Merdeka.com - Mantan Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) Mahfud MD selesai bertemu Ketua Umum Partai NasDem Surya Paloh di markas DPP NasDem, Jakarta Pusat. Sayangnya pertemuan kali ini tertutup bagi wartawan. Apakah Mahfud dipinang jadi cawapres?
Usai melakukan pertemuan tertutup, Mahfud bersama dua Politisi Partai NasDem Elman Saragih dan Sugeng keluar ruangan tanpa ditemani Paloh sekitar pukul 12.10 WIB. Mahfud yang memakai kemeja biru muda dan berdasi hitam, nampak ditemani lima orang simpatisannya.
Mahfud menjelaskan, pertemuan tadi hanya membicarakan bagaimana bangsa Indonesia ke depan. "Kita membicarakan industrialisasi, kapitalisasi politik. Sekarang politik kita ke industri bukan perjuangan. Sehingga pandangan bahwa pemilu kemarin sudah jelas bukan pemimpin tetapi persaingan melalui untung rugi. Proses ini tidak baik di Indonesia," ujar Mahfud di Kantor DPP NasDem, Jakarta Pusat, Rabu (30/4).
Selain itu, ketika ditanya apakah sudah dipinang oleh Partai NasDem untuk menjadi calon wakil presiden bagi Joko Widodo ( Jokowi ), Mahfud pun menegaskan jika pertemuan dengan Bos MetroTV itu tidak membicarakan pemilihan presiden.
"Penegasan saja koalisi PDIP di jalan tidak transaksional, tidak pada nama orang, tidak ada nama siapa-siapa. Itu diserahkan kepada PDIP ," ujarnya.
"Soal saya masuk disebut capres Jokowi , tidak dibicarakan tapi sudah dinyatakan bahwa ada beberapa orang, nanti PDIP yang menentukan. Cuma PKB (Partai Kebangkitan Bangsa) menyebut nama," ujarnya.
(mdk/mtf)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya