Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Unggul hasil survei, Ma'ruf Amin bersyukur didukung umat

Unggul hasil survei, Ma'ruf Amin bersyukur didukung umat Maruf Amin hadiri Pekan Orientasi Caleg Partai Nasdem. ©2018 liputan6.com/johan tallo

Merdeka.com - Hasil survei Lingkaran Survei Indonesia (LSI) Denny JA menggambarkan pasangan bakal capres dan cawapres Jokowi-Ma'ruf Amin masih unggul dari pesaingnya Prabowo-Sandiaga di jagat media sosial. Bakal calon Wakil Presiden Kiai Ma'ruf Amin mengucap rasa syukurnya.

"Alhamdulillah kalau begitu ya syukur. Berarti didukung oleh umat," ucap Kiai Ma'ruf di PP Muhammadiyah, Jakarta, Rabu (5/9).

Dia berpesan, ajang kontestasi ini untuk tidak jadi lahan permusuhan serta konflik. Semua pihak harus menjaga kedamaian.

"Kita mengajak pada semua yang berkontenstan untuk mengemukakan hal-hal yang sejuk, bersahabat dan menjaga kedamaian," ungkap Kiai Ma'ruf.

Dia juga meminta tidak ada lagi konflik-konflik ideologi. Kemudian harus membangun ekonomi kerakyatan sesuai dengan sila kelima Pancasila yaitu keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia.

"Dan menghilangkan berbagai kesenjangan disparitas antara kelompok masyarakat yang kuat dan lemah, disparitas antara daerah yang satu dengan daerah yang lain, disparitas antara produk lokal dan produk produk global, sehingga bangsa kita akan menjadi kuat sejahtera di masa yang akan datang," ucapnya.

Sebelumnya, LSI Denny JA merilis hasil survei terkait pertarungan Pilpres 2019 di media sosial antara Joko Widodo-Ma'ruf Amin dan Prabowo Subianto-Sandiaga Uno.

Peneliti dari LSI Denny JA, Ardian Sopa mengatakan, pasangan Jokowi-Ma'ruf unggul di kalangan media sosial, namun keunggulannya tak jauh. Dia menyebut berdasarkan hasil survei pengguna media sosial yang mempunyai hak pilih hanya 28,5 persen dan bukan pengguna sosial media sebesar 71,5 persen.

"Jokowi-Ma'ruf 48,3 persen sedangkan Prabowo-Sandiaga 39,5 persen. Selisih dua pasangan sebesar 8,8 persen," kata Ardian.

Dia menjelaskan, untuk pengguna media sosial segmen terbesar berasal dari kalangan pendidikan menengah ke atas dari usia 17 hingga 49 tahun. Ardian menyebut Jokowi-Ma'ruf unggul dalam kategori umur 20 tahun ke atas, sedangkan pemilih pemula umur 17-19 tahun memilih Prabowo-Sandiaga.

"Untuk segmen pendidikan, Jokowi-Ma'ruf unggul di tiga kategori yaitu pendidikan SD, SMP, SMA sedangkan perguruan tinggi unggul Prabowo-Sandiaga," ucapya.

Sedangkan untuk segmen agama, dia menyebut Islam dan non Islam pun lebih unggul pasangan Jokowi-Ma'ruf.

"Untuk kategori Islam 45,6 persen memilih Jokowi-Ma'ruf dan non Islam sebesar 72,7 persen," jelasnya.

Reporter: Putu Merta Surya PutraSumber: Liputan6.com

(mdk/noe)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP