Unggul di survei, PDIP masih enggan capreskan Jokowi
Merdeka.com - Hasil survei Tim Pusat Data Bersatu (PDB) pimpinan Didik Junaidi Rachbini menunjukkan, Politikus PDI Perjuangan Joko Widodo (Jokowi) sebagai capres dengan tingkat elektabilitas tertinggi. Dalam survei itu, Jokowi meninggalkan Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarno Putri.
Apa mungkin Jokowi akan diusung oleh PDI Perjuangan? Atau mendampingi Megawati pada Pemilu Presiden 2014 mendatang?
Sekretaris Jendral (Sekjen) PDI Perjuangan Tjahjo Kumolo mengatakan, partainya belum berencana mengusung Jokowi sebagai capres 2014. Tjahjo beralasan, Jokowi memiliki banyak kewajiban yang belum dipenuhi, di antaranya tugas membangun Jakarta.
"Pak Jokowi biar lah menyelesaikan janji-janjinya dahulu membangun DKI yang lebih baik selama 5 tahun ke depan sebagai gubernur. Tidak elok ya kalau sudah menjanjikan membangun DKI belum selesai sudah akan buat janji kampanye lagi untuk nasional di capres 2014," kata Tjahjo kepada merdeka.com, Kamis (7/2).
Dia pun menilai, Jokowi tidak akan mau bila dirinya diusung oleh partai berlambang banteng merah itu untuk maju dalam bursa capres 2014.
"Saya kira Pak Jokowi bukan tipe banget ya. Pak Jokowi orangnya amanah dalam menjalankan tugas partai dan tugas memimpin DKI sebagaimana yang diharapkan masyarakat DKI yang memilihnya sebagai gubernur DKI," imbuhnya.
Seperti diketahui, menurut hasil survei Tim Pusat Data Bersatu (PDB) pimpinan Didik J Rachbini, Joko Widodo sebagai capres dengan tingkat elektabilitas tertinggi. Sebanyak 21,2 persen responden memilih Jokowi dikuntit Prabowo dengan 17,1 persen.
Urutan ketiga diduduki Megawati dengan 11,5 persen disusul Rhoma Irama 10,4 persen. Sedangkan Aburizal Bakrie 9,7 persen, kemudian Jusuf kalla 7,1 persen dan disusul nama-nama lain seperti Mahfud MD, Wiranto, dan Dahlan Iskan. (mdk/tyo)
Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya