Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Tolak kasur Rp 12 M, anggota DPR minta perbaikan atap rumah dinas

Tolak kasur Rp 12 M, anggota DPR minta perbaikan atap rumah dinas Rapat Paripurna bahas UU MD3. ©2014 merdeka.com/muhammad luthfi rahman

Merdeka.com - Anggota Komisi III DPR dari Fraksi Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Aditya Mufti Ariffin menolak secara tegas wacana pembelian kasur di rumah dinas anggota DPR dengan anggaran Rp 12 miliar. Dia mengaku kasur yang dia gunakan di rumah dinas di kawasan Kalibata, Jakarta Selatan masih nyaman untuk digunakan.

"Kalau saya kurang setuju, dan kebetulan saya tinggal di rumah dinas Kalibata. Kasurnya masih bagus," kata Aditya saat dihubungi merdeka.com, Senin (25/8).

Dia pun menyarankan agar anggaran tersebut diperuntukkan untuk hal yang lain. Pasalnya, di rumah dinas yang dia tempati saat ini mengalami kebocoran di bagian atap.

"Yang agak kurang bagus itu keadaan rumah yang bocor-bocor kalau hujan. Mending untuk yang lain, kalau memang untuk perumahan ya mending untuk perawatan rumahnya," ujarnya.

Apalagi, lanjut dia, banyak anggota dewan yang tidak menempati rumah dinas. Sehingga, pembelian kasur baru memang tidak tepat sasaran.

"Banyak rumah dinas yang tidak ditinggali atau hanya stafnya atau keluarganya yang tinggal di sana," pungkas Aditya.

(mdk/bal)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP