Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Tolak bicara Munaslub, DPD Golkar Kaltim akan sampaikan pendapat di Rapimnas

Tolak bicara Munaslub, DPD Golkar Kaltim akan sampaikan pendapat di Rapimnas Setnov ditahan KPK. ©2017 istimewa

Merdeka.com - DPD Partai Golkar Kaltim terus mencermati dinamika politik nasional, pascapenahanan Ketua Umum, Setya Novanto, oleh KPK, terhitung sejak hari ini. Penahanan Setnov dipastikan berdampak bagi perpolitikan di daerah, terutama jelang Pilkada serentak 2018 mendatang.

"Kita terus cermati dinamika politik nasional. Khususnya, terkait posisi hukum ketua umum. Kami akan berikan masukan konstruktif, agar dewan pembina pusat dan daerah, bisa terbangun hubungan yang kuat, harmonis dan saling menghargai sesama kader," kata Sekretaris DPD I Partai Golkar Kaltim Abdul Kadir, ditemui wartawan di kantornya, Jalan Mulawarman, Senin (20/11).

DPP Golkar akan menggelar pleno 21 November besok. Pleno dipimpin Ketua Harian Nurdin Halid dan Sekjen Golkar Idrus Marham. Rencananya, pleno akan membahas permintaan senior partai untuk segera membahas Munaslub.

Partai Golkar, menurut Kadir, akan mengadakan Rapimnas, untuk mengkaji pemikiran dari daerah. Namun sebelum Rapimnas, DPP Golkar terlebih dulu menggelar pleno.

"Agendanya, mendengar seluruh aspirasi daerah. Di situlah, semua DPD Golkar se-Indonesia, menyampaikan gagasan pikirannya menyangkut kondisi DPP," sebut Kadir.

"Sekarang kan masih dinamis nih. Jadi kita belum bisa bicara sekarang Munaslub atau seperti apa. Ya kita lihat perkembangannya ke depan seperti apa," tambahnya.

(mdk/rnd)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP