Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Timses Prabowo Nilai Penurunan Kemiskinan Era Jokowi Kalah dari SBY Hingga Gus Dur

Timses Prabowo Nilai Penurunan Kemiskinan Era Jokowi Kalah dari SBY Hingga Gus Dur rahayu saraswati djojohadikusumo. ©2018 Merdeka.com/genantan putra

Merdeka.com - Juru bicara calon presiden Prabowo Subianto dan calon wakil presiden Sandiaga Uno, Rahayu Saraswati buka suara terkait kebijakan infrastruktur pemerintahan Presiden Joko Widodo. Dia menilai, gencarnya kebijakan tersebut tidak serta mendorong peningkatan kualitas hidup dan membuat lambat angka penurunan kemiskinan di Indonesia.

"Pemerintahan Joko Widodo memiliki kecepatan penurunan jumlah penduduk miskin paling lambat sejak hampir dua dekade terakhir yakni 0,51 juta jiwa per tahun," kata Saras dalam keterangan tertulisnya, Selasa (13/11).

Saras menjelaskan, angka tersebut lebih lambat ketimbang 2 periode masa jabatan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY). Menurut dia, peningkatan kualitas hidup periode kepemimpinan Presiden SBY mencapai 0,72 juta per tahun dan 0,96 juta jiwa per tahun di periode kedua.

"Kecepatan penurunan kemiskinan pemerintahan ini juga kalah dengan Bu Megawati yakni 0,57 juta, apalagi dengan Gus Dur yang mencapai 5,05 juta jiwa per tahun," kata dia.

Saras mengatakan, Prabowo-Sandiaga telah menyiapkan sejumlah program untuk mengatasi hal itu bila dipercaya rakyat untuk memimpin Indonesia. Saras memastikan pembangunan akan berjalan di semua sektor secara berkesinambungan.

"Pembangunan semua sektor, mulai dari pendidikan, kesehatan dan lain-lain. Termasuk soal bantuan sosial di mana kelemahan kita adalah soal tidak akuratnya data penerima, itu harus kita bereskan dalam waktu cepat," pungkas dia.

Reporter: Muhammad Radityo PriyasmonoSumber: Liputan6.com

(mdk/gil)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP