Tim Panel MKD sebut Ivan Haz aniaya tiga pembantunya
Merdeka.com - Tim Panel Mahkamah Kehormatan Dewan (MKD) DPR menindaklanjuti kasus dugaan penganiayaan yang dilakukan anggota Fraksi PPP Fanny Safriansyah alias Ivan Haz. MKD memanggil tiga pembantu rumah tangga (PRT) Ivan Haz yang menjadi saksi serta korban penganiayaan anak Mantan Wakil Presiden RI Hamzah Haz tersebut.
Anggota Tim Panel MKD DPR M Syafi'I mengatakan, ketiga pembantu rumah tangga tersebut mengakui bila dirinya menjadi korban penganiayaan Ivan Haz.
"Mereka benar mengakui. Tapi kita akan cari pembuktian ke apartemen, Stasiun Karet, dan ke LBH APIK yang sudah membantu dia. Tiga-tiganya mengalami hal yang sama. Tiga-tiganya sudah lari. Tapi yang leading information itu Toipah," kata Syafi'i usai sidang di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Senin (7/3).
Menurut dia, dari ketiga pembantu rumah tangga Ivan Haz tersebut, yang paling lama bertahan adalah Toipah. Berbeda dengan dua pembantu yang hanya beberapa hari bertahan, Toipah mengaku sudah 6 bulan lebih dapat bertahan bekerja sebagai pembantu Ivan Haz.
"Ada keterangan yang aneh, ada kalanya Ivan ini baik, tapi banyak enggak baiknya," ucapnya.
Politikus Gerindra ini menambahkan, pekan depan tim panel MKD DPR akan melanjutkan kunjungan untuk melengkapi informasi penganiaayaan yang dilakukan Ivan tersebut. Termasuk mendatangi apartemen di mana Ivan Haz tinggal hingga mengumpulkan informasi melalui CCTV dan korban.
"Ada rekaman CCTV, penjelasan saksi. Tapi untuk penguatan kita ulangi lagi. Kita kunjungi apartemen itu," tandasnya.
(mdk/rnd)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya