Tim Coklit KPU datangi kediaman pribadi Ridwan Kamil
Merdeka.com - Wali Kota Bandung, Ridwan Kamil menerima kedatangan tim Coklit (Pencocokan dan Peneltian) Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Bandung di kediaman pribadinya (rumah botol), Kelurahan Cigadung, Sabtu (20/1).
Di rumah botol, pria yang akrab disapa Emil ini menerima PPDP (Panitia Pemuktahiran Data Pemilih) yang melakukan pencocokan data dan penelitian. Emil didampingi oleh istrinya Atalia Ridwan Kamil dan putrinya bungsunya, Zahra. Petugas hadir dengan didampingi Ketua KPUD Kota Bandung Rifky Ali Mubarok dan ketua RT setempat.
Petugas PPDP mendata jumlah anggota keluarga Emil yang akan ikut dalam Pemilihan Kepala Daerah Serentak 2018. Hanya sekitar 5 menit, proses coklit selesai. Emil kemudian diberikan secarik surat terkait pendataan coklit dan stiker yang menandakan bahwa anggota keluarga Emil sudah terdaftar sebagai pemilih. Selanjutnya Kang Emil menempelkan stiker tersebut di depan pintu rumahnya dengan disaksikan oleh petugas PPDP.
"Alhamdulillah proses coklit oleh petugas PPDP sudah selesai. Tahun ini ada perubahan, kalau 5 tahun lalu pemilih hanya saya dan istri saya, tahun anak pertama saya masuk kategori pemilih pemula alias milenial. Di rumah ini didaftarkan 3 orang, saya, istri, dan anak saya," kata Emil.
Di rumah tersebut, ada tiga orang yang memiliki hak pilih, yakni Emil sebagai kepala keluarga, istri, dan juga putra pertamanya Emmeril.
Emil selanjutnya didaftarkan untuk mencoblos di TPS 21, yang lokasinya persis di depan rumah pribadinya. Dia berharap, melalui coklit yang dilakukan oleh PPDP, partisipasi jumlah pemilih dapat bertambah.
"Kalau dulu sekitar 60 persen, saya berharap tingkat partisipasi pemilih bisa bertambah setinggi-tingginya, bisa lebih dari 70 persen," ucapnya.
Ia berterima kasih kepada jajaran KPU yang sudah datang ke kediamannya. Ia lalu memberikan semangat dan harapan kepada KPU Kota Bandung.
"Secara pribadi Saya juga akan mempromosikan coklit, agar para pemilih bersiap di rumah masing-masing, menerima petugas PPDP dengan tangan terbuka untuk dilakukan pengecekan data pemilih. Hal ini penting untuk persiapan Pilwalkot dan Pilgub yang akan digelar di waktu yang bersamaan," ungkapnya
Di tempat yang sama, Ketua KPU Kota Bandung, Rifqi Alimubarok mengungkapkan, mulai 20 Januari sampai 18 Februari mendatang, pihaknya mengerahkan 4.462 Panitia Pemutakhiran Data Pemilih (PPDP). Tim tersebut akan mendata dan memverifikasi 1,7 juta warga yang memiliki hak pilih.
"Hari ini 4.462 PPDP melakukan Coklit, satu orang bertugas untuk lima pemilih setiap hari," ucap Rifqi.
(mdk/rhm)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya