Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Tifatul: 95 Persen kader masih baik, PKS masih on the track

Tifatul: 95 Persen kader masih baik, PKS masih on the track Tifatul Sembiring tinjau banjir. ©2013 Merdeka.com/dwi narwoko

Merdeka.com - Partai Keadilan Sejahtera (PKS) dihadapkan persoalan besar. Mantan Presiden PKS Luthfi Hasan Ishaaq ditetapkan KPK sebagai tersangka kasus suap kuota impor daging sapi, dan dikaitkan dengan sejumlah wanita dalam kasus tersebut. Karena itu pula, banyak politikus PKS bolak-balik diperiksa KPK.

Anggota Majelis Syuro PKS Tifatul Sembiring mengatakan partainya tetap solid. Persoalan itu, diyakini tidak membawa pengaruh buruk pada elektabilitas partai.

"Itu bikin wacana saja yang panik, kami tenang-tenang saja. Kami akan lihat seberapa besar kerusakan yang terjadi. Lebih dari 95 persen kader masih baik, on the track," kata Tifatul yang juga Menteri Komunikasi dan Informasi sebelum ikut rapat kerja dengan Komisi I DPR membahas RUU Penyiaran di Komplek Parlemen, Senayan Jakarta, Rabu (22/5).

Tifatul juga menjelaskan kondisi internal partai, yang diisukan terjadi perpecahan antara faksi keadilan versus kesejahteraan. Menurutnya, tak ada faksi di internal, hanya persoalan perbedaan pendapat semata.

"Faksi-faksi itu tidak benar, tidak ada kubu-kubuan. Beda-beda, asal jangan makan uang haram," terangnya.

Kalau pun memang kader PKS ada lagi yang ditetapkan sebagai tersangka oleh KPK, Tifatul berpendapat supaya kader tersebut mengundurkan diri.

"Kami tidak ada antisipasi jadi tersangka, kalau dia tersangka harus mengundurkan diri. Aliran uang itu kan, ada kader yang dijadikan objek. Aliran dana dari AF kan banyak, belum tentu yang terima, paling mengembalikan," terangnya. (mdk/hhw)

Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP