Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Tepis ucapan Prabowo, tokoh-tokoh ini yakin Indonesia tak akan bubar

Tepis ucapan Prabowo, tokoh-tokoh ini yakin Indonesia tak akan bubar Jokowi dan prabowo di istana. ©2016 merdeka.com/rizky erzi andwika

Merdeka.com - Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto sempat berpidato tentang bubarnya Indonesia pada 2030. Pernyataan ini menuai Kritik. Terlebih itu dikutip dari salah satu cerita fiksi berdasarkan kajian ahli luar negeri.

Buku Ghost Fleet merupakan novel berlatar belakang konflik global yang melibatkan China dan Amerika Serikat (AS). Karya Peter W. Singer dan August Cole. Dalam novel tersebut Indonesia dikabarkan runtuh. Tapi, tak jelas apakah musnah atau menjadi negara gagal.

"Saudara-saudara. Kita masih upacara, kita masih menyanyikan lagu kebangsaan, kita masih pakai lambang-lambang negara, gambar-gambar pendiri bangsa masih ada di sini, tetapi di negara lain mereka sudah bikin kajian-kajian, di mana Republik Indonesia sudah dinyatakan tidak ada lagi tahun 2030. Bung, mereka ramalkan kita ini bubar," kata Prabowo dalam video yang diunggah akun Facebook Gerindra, Senin 19 Maret 2018.

Beberapa tokoh Indonesia menepis kabar tersebut.

1. Presiden Joko Widodo

Presiden Joko Widodo (Jokowi) merespons isi pidato politik Ketua Umum Partai Gerindra, Prabowo Subianto yang menyebut Indonesia akan bubar pada tahun 2030. Jokowi mengatakan, setiap orang harusnya menatap masa depan dengan rasa optimisme bukan sebaliknya.

"Kita memandang ke depan itu dengan rasa optimisme," kata Jokowi.

Dia juga berpesan agar sesulit apapun kondisi yang dihadapi Indonesia, para tokoh harus memberikan harapan lebih baik kepada generasinya.

"Kita memandang ke depan itu juga memberikan sebuah harapan lebih baik kepada anak-anak muda kita, kepada rakyat kita. Sesulit apapun tantangan yang ada, sesulit apa pun hambatan yang ada harus ada rasa optimisme, rasa harapan lebih baik," ujarnya.

Wakil Presiden Jusuf Kalla

jusuf kalla rev1Rekonstruksi prajurit tni pembunuh kacab bank BUMN. ©2025 Merdeka.com

JK juga menanggapi pidato politik Ketua Umum Partai Gerindra, Prabowo Subianto, yang menyebut Indonesia akan bubar di 2030. JK menilai hal tersebut hanya khayalan.

"Saya kira banyak dibahas. Tentu sesuatu yang mendapat perhatian. Tapi itu kan fiksi," kata JK.

Akan tetapi, JK memperingatkan Indonesia harus menjaga persatuan. Sehingga, kata dia, tidak terjadi seperti negara-negara lain seperti konflik Yugoslavia, Balkan, serta Rusia.

"Karena itulah saya beri peringatan untuk tetap bersatu, dan menjaga persatuan, dan pemilu-pemilu yang aman, karena hal itu terjadi banyak negara. Dan Alhamdulillah kita enggak," ungkap JK.

Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Maruf Amin

ulama indonesia mui maruf amin rev1Rekonstruksi prajurit tni pembunuh kacab bank BUMN. ©2025 Merdeka.com

Ma'ruf menegaskan tidak setuju dengan pidato Prabowo tersebut. Dia menyakinkan bahwa Indonesia akan semakin kuat.

Seperti dikutip dari Liputan6, Ma'ruf menuturkan, kemajuan Indonesia sebetulnya sudah terlihat jelas ketika negara-negara di dunia berkiblat ke Tanah Air. Indonesia dianggap punya kelebihan tersendiri, yakni mampu mengelola kemajemukan dengan baik.

Dia juga menambahkan bahwa Indonesia memiliki Pancasila yang bisa menjadi pemersatu bangsa. "Pancasila itu titik temu," ujar Ma'ruf.

Ketua Umum PBNU Said Aqil Siradj

pbnu said aqil siradj rev1Rekonstruksi prajurit tni pembunuh kacab bank BUMN. ©2025 Merdeka.com

Sama seperti Ma'ruf, Aqil juga tidak setuju dengan pidato Prabowo tentang bubarnya Indonesia pada 2030. Dia terus memberikan optimisme mengenai Indonesia.

"Kami yakin Indonesia akan selamanya tetap ada, dengan syarat bangsa yang beriman, bertakwa, berbudaya. Insya Allah," kata Aqil.

(mdk/did)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP