Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Temui JK, Cak Imin Bukan Mau Minta Restu Jadi Ketua MPR

Temui JK, Cak Imin Bukan Mau Minta Restu Jadi Ketua MPR Cak Imin, Hanif Dhakiri dan Kang Emil Meriahkan 'Satukan Indonesia'. ©2018 Merdeka.com

Merdeka.com - Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar menepis pertemuannya bersama Wakil Presiden Jusuf Kalla untuk meminta restu jadi ketua MPR. Dia mengklaim hanya bersilaturahmi dan konsultasi soal partainya ditemani Sekjen PKB, Hanif Dhakiri.

"Enggak (minta restu)," kata Cak Imin usai bertemu JK di Kantor Wapres, Jalan Merdeka Utara, Jakarta Pusat, Senin (8/7).

Cak Imin mengklaim pertemuannya bersama politikus senior Partai Golkar tersebut untuk berkonsultasi serta diskusi soal partainya. Kemudian,dia juga mengundang JK untuk hadir di Harlah PKB ke-21, pada 23 Juli di Kantor DPP, Jalan Raden Saleh, Jakarta Pusat.

Tidak hanya JK yang disambangi oleh Cak Imin. Pada Jumat (5/7) Cak Imin juga menemui Wakil presiden terpilih, Ma'ruf Amin di kediaman Ma'ruf di Menteng, Jakarta Pusat. Dalam pertemuannya, Ma'ruf Amin dan Cak Imin berbicang terkait beberapa hal terkait pemerintahan ke depan. Lalu, Ma'ruf Amin pun merestui Cak Imin sebagai Ketua MPR pada periode selanjutnya.

"Ya kita nanti bicarakan dengan Presiden, dengan parpol koalisi. Tentu seperti orang yang dekat dengan saya, saya dukung," kata Ma'ruf Amin.

Ma'ruf menilai, Cak Imin cocok untuk jadi Ketua MPR karena memiliki sikap yang baik. Dan dapat memerangi ideologi Islam radikal yang sedang berkembang. Dia juga berharap Cak Imin yang juga bagian dari NU bisa mengembalikan ideologi lewat MPR.

Sementara itu, Cak Imin juga semakin percaya diri untuk jadi ketua MPR. Dia yakin bisa memperkuat empat pilar kebangsaan untuk merespon arus islam radikal.

(mdk/rnd)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP