Teka teki lonjakan drastis dana hibah Tangsel jelang Pilkada
Merdeka.com - Di musim pemilihan kepala daerah (Pilkada) tahun ini, usulan dana hibah dalam anggaran pendapatan dan belanja daerah (APBD) Perubahan Kota Tangerang Selatan (Tangsel) naik fantastik. Dari nilai awal sebesar Rp 29.568.000.000 menjadi Rp 105.264.648.518. Jika dikalkulasi, kenaikan ini mencapai Rp 75.696.648.518 atau sama dengan 256 persen.
Imbas dari semua ini secara tidak langsung bermuara ke pasangan incumbent Airin Rachmi Diany-Benyamin Davnie. Pasangan yang maju di Pilkada untuk kedua kalinya ini, dituding bakal memanfaatkan dana tersebut untuk kepentingan kampanye.
"Dengan mendekati pelaksana Pilkada, maka patut diduga kenaikan anggaran hibah ini bertujuan untuk meningkatkan popularitas, demi memuluskan kemenangan petahana," kata Koordinator Tangerang Public Transparency Watch (Truth) Suhendar, Selasa (29/9).
Suhendar menuding, pemberian dana hibah tidak taat pada asas pengelolaan keuangan daerah. Yaitu tidak transparan, termasuk nama dan alamat serta besaran dana yang tidak jelas.
Terlebih menurutnya pada APBD murni saja sekitar Rp 29 miliar, Pemkot Tangsel tidak mempublikasikannya kepada masyarakat. Padahal berdasarkan ketentuan yang berlaku, seharusnya memuat pencantuman nama penerima dan alamat. (mdk/cob)
Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya