Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Tegur Anies Baswedan, Kemendagri Juga Diminta Tegur Kepala Daerah Pro Jokowi

Tegur Anies Baswedan, Kemendagri Juga Diminta Tegur Kepala Daerah Pro Jokowi Anies Baswedan ajak HIPMI Jaya bangun ekonomi Jakarta. ©Liputan6.com/Angga Yuniar

Merdeka.com - Juru bicara Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi, Andre Rosiade menilai, langkah Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) berlebihan, lantaran menegur Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan yang mengacungkan dua jari di acara konferensi nasional Partai Gerindra.

Andre menganggap, gestur salam dua jari yang dilakukan Anies dalam konteks euforia kemenangan Persija di Liga 1. Menurutnya wajar, bila Anies menyampaikan prestasi yang diperoleh klub kebanggaan warga Jakarta.

"Persija kan baru menang, jadi bisa saja Bang Anies sebagai Gubernur DKI Jakarta acungkan dua jari simbol The Jak. Faktanya di pertemuan itu Bang Anies cerita tentang capaian Persija," kata Andre lewat keterangannya, Rabu (19/12).

Andre tak mempersoalkan bila banyak pihak melihat gestur dua jari Anies sebagai bentuk kampanye untuk Prabowo-Sandi. Dia pun mengingatkan, selama ini banyak kepala daerah yang terbuka memberikan dukungan kepada Jokowi-Ma'ruf. Andre menyayangkan, bila teguran Kemendagri hanya ditujukan kepada Anies yang notabene tidak mendukung petahana di Pilpres 2019 mendatang.

"Kalau mau fair, kepala-kepala daerah yang dukung Pak Jokowi juga ditegur, dong. Masa karena Mas Anies tak dukung petahana, lalu ditegur," ucap Andre.

Politikus Partai Gerindra itu mengatakan, dukungan para kepala daerah capres petahana tak hanya disampaikan secara lisan maupun gestur tubuh. Andre mencontohkan seperti di Riau pada Oktober 2018. Yakni dukungan sejumlah kepala daerah menyampaikan dukungan kepad Jokowi-Ma'ruf dalam sebuah deklarasi lengkap dengan pemasangan atribut kampanye.

"Coba Kemendagri berani gak tegur kepala-kepala daerah yang deklarasi dukung Jokowi-Ma'ruf? Kemendagri jangan masuk angin," ujar Andre.

Selain itu, Andre pun menyinggung menteri Kabinet Kerja dan ASN yang terang-terangan berkampanye untuk Jokowi baik di forum-forum bertaraf nasional maupun internasional.

"Lihat saja Pak Luhut dan Ibu Sri Mulyani yang secara vulgar acungkan jari telunjuk dan melarang Direktur IMF acungkan dua jari di forum internasional di Bali. Mana ada yang berani tegur?" ujar Andre.

(mdk/rnd)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP