Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Tak tunggu PDIP, Ahok deklarasi cagub usai Jokowi reshuffle kabinet

Tak tunggu PDIP, Ahok deklarasi cagub usai Jokowi reshuffle kabinet Jokowi dan Ahok. ©2014 merdeka.com/imam buhori

Merdeka.com - Sampai saat ini, calon petahana Gubernur DKI Basuki Tjahaja Purnama atau biasa disapa Ahok masih belum memutuskan akan maju melalui jalur independen atau menggunakan partai politik dalam Pilgub DKI Jakarta tahun depan. Dilihat dari syaratnya, keduanya telah memenuhi.

Relawan Teman Ahok berhasil memenuhi syarat dukungan sebesar 7,5 persen dari penduduk DKI dengan mengumpulkan 1 juta KTP. Ahok juga bisa maju dengan kendaraan partai mengingat syarat jumlah kursi tiga partai pendukungnya sudah memenuhi. Hanura, NasDem dan Golkar memiliki 24 kursi di DPRD DKI Jakarta. Sedangkan syarat dari KPU hanya 22 kursi.

Meski kedua 'jalan' itu bisa dilalui, Ahok belum juga memutuskan sikap. Dia membantah jika dikaitkan dengan PDI Perjuangan yang sampai saat ini juga belum memberi dukungan untuknya. Ahok mengaku mencari hari baik untuk melakukan deklarasi.

"Enggak, enggak nunggu PDIP. Kita tunggu tanggal baik hari baik," katanya di Balai Kota DKI Jakarta, Selasa (26/7).

Mantan Bupati Belitung Timur ini menjelaskan, hari dan tanggal baik dipelajari dari Presiden Joko Widodo. Kemungkinan besar Ahok akan mendeklarasikan pencalonannya sebagai cagub DKI usai Presiden Jokowi melakukan reshuffle kabinet. "Kita tiru-tiru Pak Jokowi mau reshuffle kapan," tutupnya.

(mdk/noe)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP