Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Tak punya uang, PKPI setuju saksi partai dibiayai negara

Tak punya uang, PKPI setuju saksi partai dibiayai negara Partai PKPI ke KPU. ©2012 Merdeka.com/dwi narwoko

Merdeka.com - Partai Keadilan dan Persatuan Indonesia ( PKPI ) setuju dengan adanya dana saksi partai yang disediakan negara sebesar Rp 660 miliar. PKPI beralasan, mereka tidak sanggup bayar saksi jika harus merogoh kocek sendiri.

"Saksi kan enggak ada yang gratis dan banyak TPS. Kalau dana sendiri ya tidak terjangkau," ujar Ketua Umum PKPI Sutiyoso atau biasa disapa Bang Yos itu di kantornya, Rabu (5/2).

Bang Yos mengatakan, dana saksi itu yang penting bisa disalurkan dengan benar. Selain itu, mantan gubernur Jakarta itu meminta Komisi Pemberantasan Korupsi ( KPK ) untuk mengawasi dan memeriksa setiap aliran dana saksi.

"Tetapi saya pengennya Bawaslu saja yang memberikan dana saksi. Kita terima bersih saja dan saksi yang dihadirkan harus memiliki hubungan emosional dengan kita," katanya.

Polemik seputar dana saksi untuk partai politik terus bergulir. KPK mengingatkan dana itu sangat rawan diselewengkan karena di tahun politik, parpol cenderung bersikap koruptif.

Bawaslu kini mengaku keberatan mengelola dana itu. Sedangkan Kemenkeu bersikap pasif menunggu aturan hukum sebelum mencairkan. (mdk/has)

Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP