Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Tak mau kasus Angeline terulang, PKB dorong RUU hak asuh

Tak mau kasus Angeline terulang, PKB dorong RUU hak asuh Angeline. ©facebook.com/Find Angeline-Bali's Missing Child

Merdeka.com - Anggota Komisi VIII DPR Maman Immanulhaq menyebut terbunuhnya Angeline tak lepas dari lemahnya peraturan negara dalam hal pengasuhan anak. Aturan yang ada saat ini, kata dia, belum mencakup soal pengasuhan anak di keluarga inti dan perwalian.

"Tragedi Angeline di Bali mengusik sejauh mana negara hadir. Kami minta dukungan, kami Fraksi PKB akan mengajukan RUU Pengasuhan dan dimasukkan ke Komisi, dan semoga badan legislasi (Baleg) bisa harmonisasi," kata Maman di Gedung DPR, Jakarta, Selasa (16/6).

Maman menduga, ada peristiwa penjualan manusia dalam kasus Angeline, di mana rumah sakit tempat lahir Angeline menjadi pihak yang bertanggungjawab.

"Saya menduga ada human trafficking di rumah sakit di mana mereka berikan informasi ada seorang ibu yang melahirkan namun miskin. Sehingga muncul juga ada yang bisa disebut illegal adoption," terangnya.

Maman juga mendesak pemerintah memperkuat soal lembaga yang mengatur tentang aturan pengadopsian anak.

"Yang mengatur pengasuhan dan perwalian ini ternyata banyak sekali, belum diatur dalam UU hak asuh bagaimana pencabutan hak asuh. Mumpung masih segar terhadap Angeline, saya minta RUU ini bisa dapet dukungan Baleg dan pemerintah," tuntasnya.

(mdk/tyo)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP