Tak kena reshuffle, Puan dianggap lebih baik dari Tedjo dan Sofyan
Merdeka.com - Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Puan Maharani satu-satunya menko yang aman dari dampak reshuffle kabinet yang dilakukan Presiden Joko Widodo (Jokowi). Hal ini pun dianggap wajar karena memang kementerian yang dipimpin putri Megawati Soekarnoputri itu dianggap paling jalan dibanding kementerian koordinator lainnya.
Direktur Ekskutif Indo Barometer M Qodari berpendapat, menteri koordinator yang paling aman dari isu reshuffle sejak awal memang Menko PMK Puan Maharani.
"Sejak awal saya sudah sering mengatakan Menko PMK yang justru aman dari isu reshuffle, di antara menko lainnya," kata Qodari saat dihubungi, Rabu (12/8).
Menurut Qodari, wajar Puan tidak kena reshuffle karena dianggap program kerja kabinet yang paling jalan adalalah kementerian di bawah koordinasi Kemenko PMK. Dia menjelaskan, dua hal yang jadi concern utama Presiden Jokowi terkait reshuffle.
Pertama, kata dia, soal pencapaian target kerja para menteri. Kedua, soal kemampuan komunikasi dan koordinasi dari menteri.
"Kita lihat inilah kelemahan dari Tedjo Edhy (sebagai Menko Polhukam), Sofyan Djalil (sebagai Menko Ekuin), dan Indroyono (sebagai Menko Kemaritiman) selama ini," jelasnya.
Seperti diketahui, ada empat wajah baru yang mengisi Kabinet Kerja Jokowi. Mereka adalah Darmin Nasution sebagai Menko Perekonomian, Thomas Lembong sebagai Menteri Perdagangan, Rizal Ramli sebagai Menko Maritim, dan Pramono Anung sebagai Sekretaris Kabinet.
Sedangkan dua nama lainnya wajah lama yang berganti posisi jabatan. Luhut Panjaitan menjadi Menko Polhukam dan Sofyan Djalil sebagai Kepala Bappenas.
Pelantikan 5 menteri ini berdasarkan Keputusan Presiden Nomor 79/P/2015 tentang penggantian beberapa menteri periode 2014-2015. Sedangkan pelantikan Sekretaris Kabinet berdasarkan Keputusan Presiden Nomor 80/P/2015 tentang pemberhentian dan pengangkatan Sekretaris Kabinet.
Reshuffle Kabinet ini terbilang cepat untuk periode baru pemerintah. Mereka dilantik Oktober lalu, genap 10 bulan bekerja Jokowi mengganti sejumlah menteri kabinet kerja.
Sementara itu, Tedjo Edhy, Rachmat Gobel, Indroyono Susilo, Andi Widjajanto terusir dari kabinet.
(mdk/rnd)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya