Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Tak ingin kecewakan pendukungnya, Ahok pilih independen di Pilkada

Tak ingin kecewakan pendukungnya, Ahok pilih independen di Pilkada Ahok buka Wisata Balai Kota. ©2015 merdeka.com/muhammad luthfi rahman

Merdeka.com - Jelang Pemilihan Kepala Daerah DKI Jakarta Basuki 2017, Basuki Tjahaja Purnama atau akrab disapa Ahok menegaskan sikap tetap memilih jalur independen dan tidak tertarik menggunakan kendaraan partai. Alasan Ahok, dia tidak ingin mengecewakan pendukung setianya yakni Teman Ahok.

"Jadi gini Teman Ahok itu berusaha mendapatkan tiket untuk saya independen, kalau mereka bisa mendapatkan independen tentu saya tidak boleh mengecewakan mereka," kata Ahok di Hotel Millenium, Jakarta Pusat, Kamis (16/10).

"Orang yang sudah berjuang sebelum orang menyatakan dukungan, saya akan menempuh jalur independen, dengan segala risiko. Kan gitu, sekarang kan independen lawan semuanya," tambahnya.

Ahok berpegang teguh pada prinsipnya tidak menggunakan kendaraan partai meski Partai Nasional Demokrat (NasDem) sempat disebut-sebut tertarik mengantarkan Ahok menjadi Gubernur DKI periode 2017-2022. Menurut Ahok, Partai Nasdem tidak memiliki jumlah kursi yang cukup untuk mendukungnya.

"Saya tidak tahu, tapi saya kira kalau sampai Teman Ahok bisa mengumpulkan, masa kamu mau mengecewakan 1 juta orang. Kalau 1 juta orang bawa KTP dia ngarap kamu independen, tapi kamu nggak independen apa kamu nggak mengecewakan 1 juta orang. Enggak mungkin kan ini kan suara rakyat, jadi kita milih Teman Ahok dong," papar mantan Politisi Gerindra ini.

(mdk/noe)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP