Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Tak cuma Ruki, mantan bos BUMN sampai wartawan jadi pengurus PPP

Tak cuma Ruki, mantan bos BUMN sampai wartawan jadi pengurus PPP Kampanye PPP. ©2014 merdeka.com/Muhammad Luthfi Rahman

Merdeka.com - Partai Persatuan Pembangunan (PPP) telah mengumumkan kepengurusan hasil Muktamar VIII Islah di Asrama Haji, Pondok Gede, Jakarta Timur, 8-10 April 2016 lalu. Hasilnya, Mantan Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Taufiequrrachman Ruki menjadi Ketua Mahkamah PPP.

Selain Ruki, ada juga sejumlah nama baru lain yang berasal dari pensiunan TNI dan Polri. Tentu hasil keputusan tersebut rata-rata partai tersebut memilih kaum profesional untuk memimpin partai berlambang Kabah itu.

Sekretaris Jendral PPP Arsul Sani mengatakan, pihaknya dalam menentukan pemimpin bersifat terbuka. Sehingga visi dan misi partai juga dapat tercurahkan.

"Karena partai ini kan mau jalan, berbasis Islam bersifat terbuka. Supaya tidak orang partai nanti tidak tercurahkan," ujarnya di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Rabu (27/4),

Menurut dia, partai membutuhan sentuhan pemimpin yang memiliki manajemen yang apik.

"Karena partai ini butuh sentuhan managemen sehingga walaupun partai bukan perusahaan tetap butuh tata kelola yang baik ya harus mengundang orang sudah ada di dunia itu sebelumnya," jelas dia.

Begitu juga dalam pemilihan mantan Direktur Utama Angkasa Pura I Tommy Utomo sebagai Bendahara PPP. Alasannya, Tommy pernah menjabat sebagai CEO BUMN terbaik.

"Bendahara CEO terbaik mantan Dirut AP I Tommy Utomo, ada juga bintang dua dan Polri," jelas dia.

Selain itu, partainya juga memilih Ahmad Kusaini sebagai pemimpin partai dalam bidang media.

"Supaya banyak juga wartawan bidang medianya, ada juga Ahmad Kusaini mantan direktur LKBN Antara akan memimpin lembaga ini juga," ungkapnya.

Untuk itu, dalam rencana besok partai akan melakukan perkenalan struktur organisasi anyar. Turut hadir mantan Presiden BJ Habibie yang akan menjadi pembicara dalam seminar besok.

"Besok jam 13.00 WIB kalau ini saya terima SK, saya tidak akan mengumumkan namanya tapi struktur saja. Terima SK nanti jam 14.00 WIB. Jadi total kepengurusan itu 146, nah dari 146 itu 48 akomodasi teman-teman muktamar Jakarta di antaranya kepengurusan itu ada 11 wakil ketua umum PPP dan Golkar ada 13, dari 11 itu 6 dari Mukmatar Jakarta," tutup dia.

(mdk/rnd)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP