Sylviana Murni, dari PNS jajal cawagub DKI bareng Agus Harimurti
Merdeka.com - Poros Cikeas yang terdiri Partai Demokrat, PKB, PPP dan PAN resmi menunjuk Agus Harimurti Yudhoyono dan Sylviana Murni sebagai pasangan bakal calon gubernur dan wakil gubernur di Pilgub DKI 2017 mendatang. Penunjukan keduanya setelah melalui pembahasan yang cukup alot karena baru diputuskan dini hari tadi.
Bagi Sylviana, penunjukan ini cukup mengagetkan. Dia mengaku tak punya persiapan khusus karena memang begitu mendadak dikabarkan.
"Insya Allah ini pengabdian bisa di mana saja. Apalagi tagline Jakarta untuk rakyat menurut saya berjuang melayani masyarakat," kata Sylvi saat dihubungi wartawan, Jumat (23/9).
Sylvi mulai menyiapkan segala hal dibutuhkan untuk mendaftar malam nanti. Sekali lagi, dikatakan dia, apa yang terjadi pada langkah hidupnya hari ini mungkin atas petunjuk Tuhan.
"Saya enggak ngerti juga. Ini Allah yang menentukan. Sama sekali gak terpikir. Saya dipanggil diundang, saya ngobrol-ngobrol. Dianggap fit and proper oke," ungkapnya.
Bicara Sylviana, tentu tak asing lagi buat PNS lingkungan Pemprov DKI Jakarta. Dia adalah pejabat yang meniti karir dari bawah.
Sejumlah jabatan mentereng di lingkungan Pemprov pernah dia sandang. Di kalangan media, juga dikenal akrab.
Sylvi, begitu sapaannya, sejak kecil dididik di tengah keluarga yang religius dan disiplin karena sang ayah putri almarhum Letkol (Purn. TNI AD) H Dani Moerdjani Naserin itu berlatar belakang militer. Itu pula yang membuatnya menjadi wanita sukses seperti sekali ini.
Wanita kelahiran 11 Oktober 1958 ini pernah mengenyam pendidikan S1 Hukum Administrasi Negara Fakultas Hukum Universitas Jayabaya Jakarta, S2 Manajemen Kependudukan Fakultas Ekonomi Universitas Indonesia Jakarta 1999 dan S3 Manajemen Pendidikan Fakultas Kependidikan Universitas Negeri Jakarta 2005.
Semua kegiatan keorganisasian dia ikuti meski kini sudah menjadi nenek dua cucu. Mulai dari Abang None 1981, anggota DPRD DKI Jakarta dari Fraksi Golkar periode 1997-1999, dan menjadi tenaga pengajar di sejumlah universitas. Dia juga pernah menjadi pemenang kontes None Jakarta tahun 1981.
Soal jenjang karier, Sylvi mengawali sebagai staf penatar di Badan Pembinaan Pendidikan dan Pelaksanaan Pedoman Penghayatan dan Pengamalan Pancasila (BP7). Selama menduduki posisi ini, Sylvi tercatat sebagai pegawai teladan yang hampir tidak ada cacat dan banyak melahirkan prestasi.
Sylvi kemudian menduduki jabatan Kepala Dinas Pendidikan Dasar DKI. Wanita berkacamata ini juga pernah menjabat wali kota Jakarta Pusat di tahun 2008-2009. Sylviana memang menjadi wali kota wanita pertama di Jakarta.
Usai pemerintahan Fauzi Bowo, jabatan Sylvi berulang kali bergeser. Mulai Asisten Pemerintahan Pemprov DKI Jakarta, kemudian diminta merangkat tugas sebagai pelaksana Harian (Plh) Kepala Satpol PP menggantikan Effendi Anas yang memasuki masa pensiun. Hingga kini dia menjabat sebagai Deputi Gubernur bidang Pariwisata dan Kebudayaan.
(mdk/lia)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya