Syarief Hasan kritik Anas yang suka nyindir via status BBM

Reporter : Nurul Julaikah | Minggu, 10 Maret 2013 17:08




Syarief Hasan kritik Anas yang suka nyindir via status BBM
Syarief Hasan. ©2013 Merdeka.com/dwi narwoko

Merdeka.com - Anggota Dewan Pembina Partai Demokrat Syarief Hasan mengkritik Anas Urbaningrum yang doyan menyindir melalui status BlackBerry. Menurutnya, lebih baik jika ada sesuatu dikomunikasikan agar tidak jadi polemik.

"Kalimat-kalimat nendang, kalimat-kalimat nusuk itu bukan kalimat baik. Kita semua keluarga besar," ujar Syarief Hasan di Kompleks DPR, Minggu (10/3).

Adapun rencana KLB untuk menentukan Ketum yang baru, menurut menteri Koperasi dan UKM, itu merupakan bagian dari demokrasi. Pasalnya, setiap Sabtu selalu melakukan komunikasi dengan SBY membahas hal tersebut.

"Kita selalu berkomunikasi, hari Sabtu kita sudah berkomunikasi. Dan dari tadinya ada pemikiran dibahas di KLB keliatannya yang cocok AD ART itu KLB. Saya anggota majelis tinggi diarahkan KLB," katanya.

Sementara itu, sejauh ini sudah ada sekitar 800an orang yang daftar untuk Caleg 2014 ke DPP. Hal ini, menandakan masih yang tertarik menjadi Caleg dari partai berlambang mercy ini.

Seperti diketahui, berulang kali Anas membuat status di Black Berry seperti
'politik para sengkuni', tabok nyilih tangan. Memang Anas tak gamblang menyebut status itu ditujukan pada siapa.

[did]


JANGAN LEWATKAN BERITA
Follow tag merdeka.com akan membantu untuk mendapatkan berita yang sesuai preferensi Anda. Misal Anda suka berita Anas Urbaningrum, masukkan email dan Anda hanya akan menerima berita seputar Anas Urbaningrum.

Let's be smart, read the news in a new way.
Tutup
Kirim ke teman Kirim copy ke email saya
Kirim ke

Free Content

  • URL Blog

  • Contoh : merdeka.wordpress.com

  • Email

  • Password


saya setuju menggunakan konten merdeka.com dan mengetahui bahwa merdeka.com tidak menyimpan informasi login saya






Komentar Anda


Be Smart, Read More
Back to the top

Today #mTAG iREPORTER
LATEST UPDATE
  • 2020, robot Transformer Jepang akan setinggi rumah dua lantai
  • BNN bekuk 5 pengedar 6 kg sabu dari Malaysia
  • OJK gandeng Pemda godok UU Lembaga Keuangan Mikro
  • Dakwaan tak terbukti, terdakwa korupsi lab Kemenag bebas
  • Jokowi mau cepat lanjutkan proker kementerian yang belum tuntas
  • Heboh! 'Aksi' mobil Patwal Polisi ini bikin gempar!
  • Aplikasi ini bisa kerjakan soal matematika dalam sekejap mata!
  • ICW duga ada kementerian Jokowi yang akan dibajak mafia
  • Ruhut sindir Cak Imin, ngotot jadi menteri tapi kena tanda merah
  • Mayat perempuan di tol Medan-Belawan ternyata calon pengantin
  • SHOW MORE