Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Surya Paloh bantah kumpulkan kandidat Cawapres Jokowi

Surya Paloh bantah kumpulkan kandidat Cawapres Jokowi Mahfud MD dan TGB. ©Liputan6.com/Putu Merta Surya Putra

Merdeka.com - Partai NasDem menggelar kuliah umum untuk Akademi Bela Negara (ABN) partainya pada hari ini, Senin (16/7). Di mana yang mengisi materinya adalah Presiden Joko Widodo atau Jokowi.

Berdasarkan pantuan di lapangan, turut hadir tokoh-tokoh yang disebut masuk dalam kandidat Cawapres Jokowi. Ada pun yang hadir adalah Gubernur NTB Tuan Guru Bajang Zainul Majdi, Mantan Hakim Mahkamah Konstitusi Mahfud MD, Ketua Umum Golkar Airlangga, bahkan hadir mantan Gubernur Sulawesi Selatan Syahrul Yasin Limpo.

Ketua Umum NasDem Surya Paloh membantah sengaja menghadirkan tokoh-tokoh tersebut ke tempatnya. Menurut dia, para tokoh itu hadir untuk memberikan pengalaman kepada mahasiswa ABN.

"Untuk anak-anak muda kita (mahasiswa ABN). Calon-calon pemimpin bangsa menghadiri acara ini. Kalian lihat sendiri getaran motivasi anak-anak muda ini. Ada Bapak Presiden pasti bangga. Presiden hadir, tokoh-tokoh hadir, mereka senang sekali ya. Kenangan yang indah untuk hidup mereka nanti," kata Surya Paloh di Kampus ABN NasDem, Jakarta, Senin (16/7).

mahfud md dan tgb

Mahfud MD dan TGB ©Liputan6.com/Putu Merta Surya Putra

Soal hadirnya TGB, dia pun menjelaskan, hanya sekalian mengundangnya saat kemarin bertemu. "Tuan Guru Bajang kebetulan kemarin ketemu saya, sekalian saya bilang ada acara itu di NasDem, lebih dari satu kali saya bertemu," ungkapnya.

Meski demikian, Surya tak menampik nama-nama tersebut bisa saja diusung oleh partainya. Namun, dirinya mengingatkan semuanya diserahkan kepada Jokowi.

"Bisa jadi (NasDem mendukung). Tapi kan masalahnya ini kita tidak kesana (menentukan Cawapres Jokowi). Kita sepakat tetap menegaskan itu hak prerogatif dari Bapak Presiden," tukasnya.

Menurut dia, partainya terus mengarahkan agar Jokowi yang memilih sendiri. Dengan harapan itulah pilihan yang terbaik.

"Sekarang kita mengarahkan itu sampai selesainya masalah itu. Itu prinsip yang harus ditaati. Sepenuhnya kita berikan hak pilihan yang terbaik Pak Jokowi, siapa yang pantas mendampingi beliau," pungkasnya.

Reporter: Putu Merta SuryaSumber: Liputan6.com

(mdk/fik)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP