Survei SSSG: Elektabilitas Jokowi jeblok kalau salah pasangan

Reporter : Muhammad Sholeh | Kamis, 13 Maret 2014 13:20

Survei SSSG: Elektabilitas Jokowi jeblok kalau salah pasangan
Jokowi. ©2013 Merdeka.com

Merdeka.com - Direktur Eksekutif Soegeng Sarjadi School of Goverment (SSSG), Fadjroel Rachman memaparkan hasil survei tentang capres dan pasangannya.


Menurut survei itu, sosok Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo ( Jokowi ) menjadi salah satu faktor penentu peta politik di Pilpres 2014. Namun, bila Jokowi dipasangkan dengan sembarang orang, maka elektabilitasnya bisa anjlok.

Berdasarkan survei tersebut jika Jokowi dipasangkan dengan Rhoma Irama elektabilitasnya hanya mencapai 0,64 persen.

"Bila Jokowi dipasangkan dengan Prabowo Subianto maka elektabilitasnya 18,80 persen. Jokowi - Ahok 9,28 persen, Jokowi - Wiranto 8,00 persen, Jokowi - Jusuf Kalla 7,20 persen, dan Jokowi - Dahlan Iskan 6,08 persen," kata Fadjroel di Hotel Four Season, Jakarta Selatan, Kamis (13/3).

Menurut Fadjroel, Jokowi tidak akan menang jika dipasangkan dengan sembarang orang. Termasuk diduetkan dengan internal PDI Perjuangan.

Pasangan Jokowi - Puan hanya menunjukkan 2,4 persen, Jokowi - Tri Rismaharini 4,24 persen, dan Jokowi - Megawati 3,52 persen. "Dari hasil survei ini tidak menunjukkan elektabilitas tinggi," terang Fadjroel.

Jadi, Fadjroel menegaskan, "Tidak benar bahwa siapa pun pasangan Jokowi bakal menang mutlak di Pilpres 2014. Walaupun Jokowi elektabilitas individu tinggi."

Perlu diketahui, survei ini mengambil sampel sebanyak 1250 responden dari 10 kota besar, dengan wawancara via telepon dari 10 Februari sampai 5 Maret 2014. Tingkat margin of error mencapai 2,77 persen. Survei dilakukan dari 10 Februari hingga 5 Maret 2014.

[mtf]

Rekomendasi Pilihan


Komentar Anda



BE SMART, READ MORE