Survei Populi Center: 56,1 Persen publik tak percaya DPR
Merdeka.com - Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) dinilai lembaga Negara terkorup. Hal itu berdasarkan survei populi center sebanyak 46,3 persen responden menyebut DPR/DPRD sebagai lembaga terkorup. Menurut Peneliti Populi Center Nona Evita menjelaskan mengenai penelitian peringkat lembaga negara yang paling terkorup adalah DPR dan lembaga yang paling bisa dipercaya yaitu KPK.
"Mengenai evaluasi Lembaga Negara, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menjadi lembaga negara yang paling bisa dipercaya dan lembaga yang paling korup adalah DPR sebanyak 46,3 persen dan disusul oleh Polri 12,6 persen," katanya di acara 'Satu Tahun Kabinet Kerja: Kinerja Sudah Terasa?', Jakarta, Senin(26/10).
Nona juga menjelaskan bahwa peringkat lembaga terkorup bulan Oktober masih sama dengan bulan Januari yang lalu. Namun, terjadi penurunan atas tingkat kepercayaan publik terhadap lembaga legislatif tersebut.
"Hal ini terlihat dari 56,1 persen masyarakat menyatakan bahwa DPR sebagai lembaga negara yang kurang bisa dipercaya," bebernya.
Penurunan tingkat kepercayaan tersebut terjadi ketika DPR mengajukan permohonan untuk meningkatkan dana aspirasi hingga Rp 20 miliar per anggota. Selain itu, publik juga menyorot beberapa kebijakan yang diambil lembaga legislatif.
"Yang menjadi kontroversi paling disesalkan oleh responden yaitu dana aspirasi Rp 20 miliar per anggota dengan persentase sebesar 32,9 persen dan 15,3 persen tentang pembangunan gedung-gedung baru di DPR," tandasnya.
Survei ini dilakukan terhadap 1.200 responden dari 34 provinsi sejak tanggal 15-22 Oktober 2015. Survei dilakukan dengan metode multistage random sampling dengan tingkat kesalahan 2,9 persen, dan tingkat kepercayaan 95 persen. Wawancara dilakukan dengan tatap muka.
(mdk/tyo)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya