Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Survei klaim Jokowi-Priyo Budi capres idola anak muda

Survei klaim Jokowi-Priyo Budi capres idola anak muda Jokowi. ©2014 merdeka.com/imam buhori

Merdeka.com - Hasil survei Political Communication (PolcoMM) Institute mengklaim politikus Partai Golkar, Priyo Budi Santoso, adalah sosok idola calon wakil presiden anak muda. Menurut mereka, jika dia disandingkan dengan Gubernur DKI Jakarta, Joko Widodo (Jokowi), maka mereka bakal bercokol di urutan teratas ihwal tingkat keterpilihan.

Direktur PolcoMM Institute, Heri Budianto, mengklaim hasil itu sesuai dengan jajak pendapat yang dilakukan lembaganya. Menurut dia, hasil itu muncul usai melakukan survei dengan teknik pengumpulan data wawancara langsung di 33 ibukota provinsi, dengan responden sebanyak 1.200 orang tergolong pemilih muda.

"Ada sekitar 53 juta pemilih muda berusia 17-29 tahun yang terdaftar sebagai pemilih. Jumlah ini 2 kali lipat lebih banyak dari suara Partai Demokrat sebagai pemenang Pemilu 2009," kata Heri dalam jumpa pers di Cikini, Jakarta Pusat, Minggu (9/3).

Heri menyatakan, soal sosok calon presiden, responden tetap tertarik pada Jokowi, yakni dengan tingkat keterpilihan 22,9 persen. Di posisi kedua ditempati Priyo Budi Santoso dengan 16,3 persen, disusul Ali Masykur (10,3 persen), serta Gita Wirjawan 10,1 persen.

santoso

Kemudian, soal tingkat keterpilihan calon wakil presiden, Heri menyatakan Priyo berada di urutan satu sebesar 18,9 persen. Lantas dikuntit oleh Anggota Badan Pemeriksa Keuangan, Ali Masykur Musa, raihan dengan 12,1 persen. Sedangkan pada posisi ketiga ditempati Hary Tanoesudibyo sebesar 11,6 persen, kemudian Gita Wirjawan (9,3 persen).

Salah satu pembicara dalam diskusi, yakni politikus Partai Demokrat Ruhut Sitompul, menepis hasil survei itu. Menurut dia, para pemilih muda masih mengidolakan Susilo Bambang Yudhoyono jika masih diperbolehkan maju kembali.

"Jokowi itu cuma umbar janji waktu kampanye pemilihan gubernur. Giliran jadi gubernur pusing dia. Enggak mungkin lah dia jadi capres. Memangnya PDIP enggak punya ketua umum? Ibu Mega itu sudah sepuluh tahun menunggu," kata Ruhut. (mdk/ded)

Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP