Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Sudirman Said mengaku laporan ke MKD bukan ingin menjatuhkan Setnov

Sudirman Said mengaku laporan ke MKD bukan ingin menjatuhkan Setnov

Merdeka.com - Anggota Majelis Mahkamah Kehormatan Dewan (MKD) dari fraksi Partai Amanat Nasional (PAN) Ahmad Bakri mencecar Menteri ESDM Sudirman Said terkait alasannya melaporkan Ketua DPR Setya Novanto ke MKD dalam kasus dugaan pencatutan nama Presiden Joko Widodo dan miminta saham dalam perpanjangan kontrak PT Freeport. Padahal menurut Ahmad, dalam rekaman yang diserahkan Sudirman ke MKD pada 16 November lalu terdapat sejumlah nama yang disebutkan dalam pembicaraan itu salah satunya Menko Polhukam Luhut Binsar Panjaitan.

"Saya kira tidak punya niat melakukan tindakan yang lebih dari profesional judgement karena menurut saya ada pelanggaran etika. Kebetulan yang dilaporkan ke saya anggota dpr jadi saya melakukannya," jawab Sudirman di dalam sidang perdana kasus Setnov di MKD, Rabu (2/12).

Mendengar jawaban itu Ahmad lalu bertanya kepada Sudirman apakah ada pihak yang mendorong dirinya dalam melaporkan Setya Novanto itu. Yang mana Ahmad menanyakan alasan Sudirman melaporkan Setnov ke MKD secara bertahap.

"Mengenai laporan rekaman dan transkrip lengkap itu memang ada. Tetapi ketika kemudian menjadi wibawa anggoiya majelis mendengar keseluruhan maka dari itu kami perdengarkan mengenai rekaman ada pihak-pihak lain. Di rekaman memang ada pihak eksekutif direkaman sudah ada dan sudah saya serahkan. Eksekutif itu tak lain presiden dan wakil presiden. Jadi saya menyampaikan kepada pimpinan-pimpinan saya itu presiden dan wakil presiden bahwa ada dugaan pelanggaran etik yang dilakukan DPR," jawab Sudirman.

Kemudian Ahmad bertanya kepada Sudirman mengenai adanya hal-hal lain yang dibicarakan selain dari rekaman yang selama ini dipermasalahkannya. "Mungkin rekaman ini tidak persis titik komanya tapi pada rekaman pertama itu intinya soal rekaman. Sedangkan pada hari ini rekaman dan transkrip utuh. Kami agak sulit berpendapat di luar itu apa. Yang dibicarakan di luar orang Pak Maroef ingin meyakinkan kepada Pak Maoerof bahwa mereka berdua bisa mengatur bagaimana perpanjangan atau solusi bagaimana perpangan PT Freeport," ucap Sudirman.

Sudirman pun menegaskan alasannya melaporkan Setnov murni karena profesional sebagai pejabat negara yang bertanggung jawab kepada atasan dalam hal ini presiden dan wakil presiden. Dia pun mengatakan, tidak ada bukti lain yang disampaikan ke MKD hari ini.

"Yang kami laporkan hanyalah soal yang menyangkut dugaan pelanggaran etika negara. Selain itu kami tidak punya lagi," tandas Sudirman.

(mdk/gil)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP