Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Sudahi kisruh Golkar, Ical-Agung harus bicara dan duduk semeja

Sudahi kisruh Golkar, Ical-Agung harus bicara dan duduk semeja Ical konpers dualisme golkar. ©2014 merdeka.com/dwi narwoko

Merdeka.com - Suasana internal Partai Golkar masih memanas. Islah yang rencananya untuk mendamaikan Kubu Aburizal Bakrie dan Agung Laksono belum menemukan hasil yang signifikan.

Wakil Ketua Umum DPP Partai Golkar versi Munas IX Bali, Fadel Muhammad mengatakan, ada baiknya antara Aburizal Bakrie dan Agung Laksono duduk bersama secara langsung. Hal ini sebagai upaya untuk menyelesaikan kisruh Partai Golkar agar tidak berkepanjangan.

"Saya kira itu cara terbaik, duduk satu meja, untuk mencari solusi, jalan keluar yang baik," kata Fadel kepada wartawan di Gedung DPR, Jakarta, Senin (12/1).

Menurut dia, ada 3 skenario yang bisa dilakukan untuk meredam kisruh Golkar agar tak mengalami kebuntuan.

Pertama, jelas Fadel, upaya islah merupakan point pertama yang harus dijunjung dan diutamakan oleh kedua belah pihak. Kedua, ada alternatif agar Agung Laksono diberikan posisi atau jabatan yang tepat di dalam kepengurusan Partai Golkar.

"Kita bisa beri jabatan yang pas untuk beliau (Agung). Kalau masih sulit, terpaksa diselesaikan ke pengadilan," jelasnya.

Seperti diketahui, ada dua kepengurusan di dalam Partai Golkar. Kedua Kubu, baik itu Kubu Aburizal Bakrie dan Kubu Agung Laksono sama-sama ngotot bila Munas yang mereka lakukan adalah sah.

Pemerintah belum memutuskan Munas mana yang sah di antara keduanya. Pemerintah melalui Kemenkum HAM menyerahkan kedua kubu untuk berdamai dan menyelesaikan persoalan terlebih dahulu.

(mdk/lia)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP