Sudah dikasih jatah, KIH belum juga setor nama pimpinan komisi
Merdeka.com - Partai yang tergabung di Koalisi Indonesia Hebat (KIH) rupanya belum memberikan nama untuk mengisi kursi pimpinan di alat kelengkapan dewan. Padahal sebelumnya KIH ngotot agar merevisi UU MD3 agar mendapatkan posisi di pimpinan AKD.
Sekjen PPP kubu Djan Faridz, Achmad Dimyati Natakusumah mengatakan, sampai saat ini KIH masih tarik menarik soal nama pimpinan AKD. Bahkan PPP, kata dia, belum jelas dapat berapa.
"Belum dikomunikasikan masing-masing masih saling tarik," ujar Dimyati di Gedung DPR, Jakarta, Selasa (13/1).
Dimyati mengatakan, pihaknya ingin di kursi pimpinan AKD mendapatkan minimal empat kursi. Sejauh ini, kata dia, PPP belum mendapatkan apa-apa.
"AKD PPP bisa lebih dari empat. Masih menunggu konsensus, diharapkan Banggar juga mendapat pimpinan. PPP belum dapat apa-apa," kata dia.
Dimyati menyambut baik niatan NasDem yang tak mau mengambil jatah pimpinan. Hal ini menurut dia, kredit point yang baik.
"PPP mendapat hibah dari NasDem, karena tidak mengambil. Yang dilakukan Surya Paloh sangat bagus. Ini kredit point bagi NasDem. Bijaksana menghibahkan," pungkasnya.
Seperti diketahui, ribut-ribut antara KMP dan KIH dulu terjadi karena kubu Prabowo menyapu bersih pimpinan AKD. Akhirnya dualisme ini sepakat islah, dengan menambah satu kursi lagi di alat kelengkapan dengan cara revisi UU MD3.
(mdk/lia)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya