Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

'Sudah 9 hari berlalu kenapa Dita baru lapor dianiaya Masinton?'

'Sudah 9 hari berlalu kenapa Dita baru lapor dianiaya Masinton?' Desmond Junaidi Mahesa. ©dpr.go.id

Merdeka.com - Politisi Gerindra, Desmond J Mahaesa turut menyayangkan kasus dugaan pemukulan staf DPR, Dita Aditya Ismawati (27) oleh anggota Fraksi PDIP, Masinton Pasaribu. Namun demikian, Desmond menyarankan agar kasus ini perlu dicermati secara dalam tanpa menimbulkan perdebatan tanpa fakta yang kuat.

"Tetapi kan jadi meragukan juga ini, kenapa meragukan? Peristiwa ini 9 hari kemudian baru dilaporkan. Kedua, ada dua versi pendapat. Dari versi Masinton bahwa ini apa karena dia rebut stir dan macam-macam kan, kena. Jadi ini menurut saya jadi lain. Dalam konteks pembuktiannya nanti agak susah juga," kata Desmond di kompleks parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (2/2).

Berbedanya versi pengakuan Masinton dan Dita justru menjadi alasan keraguan Desmond untuk membuktikan kebenaran kasus ini. Tak adanya saksi juga menjadi kendala untuk membuktikan kebenaran laporan Dita. Di sisi lain, Masinton, kata dia tak bisa disalahkan atau terlihat mengelak dari tuduhan Dita.

"Tidak ada saksi kok. Yang jadi soal perempuan Dita ini ada saksi atau tidak? Saksinya benjol, benjol bisa dilakukan siapa saja. Nah ini kan yang kita harus hati-hati menyikapinya. Karena banyak pesan di medsos ini karena ada politik," kata mantan aktivis 97 yang mengaku tak pernah mengenal Dita ini.

"Sebagai rekan ya kita menyayangkan kalau itu terjadi," tutupnya.

(mdk/eko)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP