Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Spanduk duet dengan Ahok, Djarot sebut 'Siapa yang bisa membendung?'

Spanduk duet dengan Ahok, Djarot sebut 'Siapa yang bisa membendung?' spanduk Ahok-djarot beredar di belakang DPR. ©2016 Merdeka.com/dieqy hasbi widhana

Merdeka.com - Wakil Gubernur DKI Jakarta Djarot Saiful Hidayat menanggapi santai terpampangnya spanduk relawan pendukung Ahok-Djarot di pagar besi pintu masuk mobil bagian belakang, Kompleks Parlemen, Senayan. Spanduk ini berisi dukungan agar Jakarta kembali dipimpin Ahok-Djarot.

"Biar saja, enggak apa-apa. Jadi siapa yang bisa membendung kalau ada yang seperti itu?" kata Djarot di Balai Kota, Jakarta, Selasa (7/6).

Saat ini PDIP belum memberikan keputusan apapun soal peluang Djarot bakal diusung kembali dalam Pilgub DKI Jakarta. Termasuk peluangnya berduet kembali dengan calon petahana Gubernur DKI Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok.

"Kan sudah saya sampaikan bahwa ini masih berproses di partai, di partai masih digodok," tegas mantan wali kota Blitar ini.

Selain belum mendapat restu, Djarot menuturkan, tahapan penjaringan di PDIP masih berlangsung. Sebanyak 27 orang bakal calon gubernur sudah menjalani psikotes dan wawancara pada Rabu (11/5). Dari hasil fit and proper test, PDIP akan menjaring lima orang yang akan diseleksi lebih lanjut oleh DPP PDIP.

"Pada bulan Juni ini masih berproses digodok dulu 27 nama yang masuk dan akan dikerucutkan berapa nama. Kalau wacana berkembang di masyarakat macem2 ya itu haknya masyarakat," tegas Djarot.

Seperti diketahui, Spanduk berukuran sekitar 4x1 meter tersebut diikat di pagar besi pintu masuk mobil bagian belakang, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta.

Spanduk yang menampilkan foto Ahok dan Djarot bertuliskan 'Sudah Terbukti dan Teruji' itu dibuat oleh relawan Ahok-Djarot.

(mdk/noe)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP