Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Sosialisasi pemilu kreatif lewat aplikasi mobile dan web

Sosialisasi pemilu kreatif lewat aplikasi mobile dan web Sosialisasi pemilu kreatif. ©2014 Merdeka.com/Andrian Salam

Merdeka.com - Pemilu 2014 sudah di depan mata. Ragam cara menyosialisasikan hajatan demokrasi ter-akbar di tanah air itu dilakukan. Perludem, organisasi nirlaba menyelenggarakan 'Hackaton API (Application Programming Interface) Pemilu' di Bandung Digital Valey pada 8-9 Maret 2014.

Gelaran ini yakni mengumpulkan dan melombakan para jagoan software serta desainer web untuk menciptakan prototipe yang unik dan kreatif. Salah satunya dengan cara membuat aplikasi mobile dan web untuk sosialisasi tahun politik ini.

"Jumlah peserta yang kita catat saat ini mencapai 170 peserta, dimana satu kelompok dibagi ke dalam tiga orang. Peserta kebanyakan sendiri berasal dari Bandung, selanjutnya Malang dan Yogyakarta," kata Wakil Direktur Perludem Rahmi Sosiawaty, Sabtu (8/3).

Perlombaan yang diselenggarakan selama 24 jam ini menurut dia akan menampilkan situs mobile, aplikasi, widget, game trivia atau sesuatu yang belum pernah dilihat sebelumnya.

"Dari yang terbaik itulah nanti akan kita jadikan alat sosialisasi melalui gadget, 16 Maret sudah kita tentukan pemenang terbaik, kemudian kita mengampanyekan pemilu," ungkapnya.

Adapun juri yang terlibat di sini berasal dari KPU Pusat, Daily Social, Perludem, Pakar Sosial, dan Walden Globe Service.

Dia berharap dengan adanya ketersediaan dan kemampuan pencarian informasi menjelang pemilu di Indonesia mampu menekan angka golongan putih (golput) yang mana saat ini terbilang tinggi.

"API Pemilu menunjukkan bahwa untuk pertama kalinya, data pemilu di Indonesia dikelola dengan suatu cara yang akan memungkinkan para pengembang aplikasi untuk menciptakan aplikasi dan program berbasis web dengan mudah," terangnya.

Nantinya API Pemilu, lanjut dia, akan menyediakan informasi terbaru sepanjang Pemilu 2014. Diharapkan ini akan menjadi titik rujukan utama untuk informasi pemilu di Indonesia.

"Melalui data Perludem yang gratis dan terbuka, akan ditawarkan kemudahan dalam berbagi data mengenai informasi pemilu yang tersedia untuk masyarakat. Karena website dan aplikasi dapat menghasilkan banyak data pemilu gratis yang dapat digunakan dengan berbagai cara kreatif untuk menyediakan informasi penting terhadap pemilih," ucapnya.

Sementara itu, Komisioner KPU Ferry Kurnia Rizkiyansyah, mengaku dengan terselenggaranya API Pemilu ini adalah upaya transformasi informasi penting bagi pemilih di Indonesia. "Kita dari KPU memang ada, tapi dengan desain seperti ini orang gamers, hacker lalu digabungkan hasilnya akan lebih karikatif dan sangat dengan segmen," katanya.

Dengan kemudahan mengakses informasi tujuan utama kata dia adalah bagaimana angka golput terus ditekan dan meningkatkan partisipasi pemilih. (mdk/mtf)

Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP