'Soekarno pintar, Soeharto lumayan, masa presiden klemar-klemer'
Merdeka.com - Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), KH Said Aqil Siradj menolak jika para ulama berpolitik. Namun demikian, ia menyatakan ulama harus memiliki sayap politik.
"Ulama bagusnya tidak berpolitik tapi harus punya sayap politik. Makanya cari parpol yang AD/ART sama dengan NU, cari sendiri," katanya pada acara Harlah Fatayat NU ke-64 di kantor PBNU, Jakarta, Kamis (24/4).
Menurutnya perjuangan memajukan bangsa tidak hanya dari saluran politik. Banyak contoh ulama yang berhasil memajukan peradaban di luar bidang politik.
"Kenal enggak dengan Imam Al Ghozali, As Sanusi, Al Baijuri. Semua ulama itu yang ikut membangun peradaban dan non-politik," katanya.
Di samping itu, dia juga memaparkan kriteria calon presiden Indonesia ke depan versi PBNU. Calon presiden harus pandai dan juga sehat fisiknya.
"Kriteria presiden harus pintar. Soekarno pintar, Pak Harto lumayan. Juga orang yang adil, berani, bersih, dan sehat jasmani. Masa presiden klemar-klemer." pungkas dia.
(mdk/dan)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya