Soal Perppu Pilkada, Ibas masih yakin Golkar tak berkhianat
Merdeka.com - Penolakan Perppu Pilkada yang diputuskan dalam Munas IX Partai Golkar di Bali memicu reaksi dari Partai Demokrat. Sekjen Partai Demokrat Edhie Baskoro Yudhoyono (Ibas) masih yakin Golkar tidak akan mengkhianati kesepakatan yang telah dibuat antara Presiden Susilo Bambang Yudhoyono ketika itu bersama Koalisi Merah Putih (KMP).
"Saya menyambut baik bagi Partai dan fraksi yang ikut mendukung dan menerima Perppu Pilkada berikut perbaikan ini. Saya tetap optimis kepada partai dan fraksi lain yang belum (mendukung/menerima); pasti mereka juga mengedepankan etika serta tidak berkhianat terhadap kesepakatan yang ada," tulis Ibas lewat akun twitter-nya, Kamis (4/12). Kicauannya disertai dengan hashtag #PerppuPilkada #SuaraRakyat.
Ibas melanjutkan kicauannya dan menyebut berpolitik harus disertai dengan etika dan Perppu yang diterbitkan oleh Ayahnya itu sesuai dengan apa yang diinginkan oleh rakyat.
"Politik itu dinamis namun politik itu juga harus disertai dengan etika. Perppu Pilkada yang dikeluarkan @SBYudhoyono sesuai keinginan publik. Bukankah kita semua sepakat untuk menjadikan Indonesia menjadi lebih sejahtera sesuai dengan harapan rakyat?" tulis Ibas.
Ia memiliki keyakinan apabila Pilkada tetap dilaksanakan secara langsung, kepala daerah akan mampu menjalani tugasnya dengan baik, asalkan Pilkada dilaksanakan dengan sepuluh perbaikan. Untuk itu, partainya terus memperjuangkan agar Perppu Pilkada ini bisa diterima oleh DPR.
"Kepala daerah yang dipilih langsung oleh rakyat juga pasti akan bertanggung jawab penuh untuk memajukan serta mensejahterakan rakyat. Perppu telah memuat beberapa perbaikan, yang ujungnya juga untuk memberikan solusi atas beberapa ekses yg akan terjadi menuju pematangan demokrasi," tulisnya.
"Kami @PDemokrat akan tetap memperjuangkan untuk mendukung dan menerima Perppu Pilkada ini sesuai dengan harapan rakyat dan untuk para pecinta demokrasi," lanjut Ibas.
Kicauan Ibas di akunnya itu, menuai tanggapan beragam dari followersnya di twitter. Seperti yang ditulis akun @Cella_angelin yang menganggap pernyataan Ibas tersebut hanya akal-akalan untuk mengambil simpati publik.
"@Edhie_Baskoro awas ya kalo sampe demokrat walk out lg, atau ada drama2 lagi. Seumur hidup rakyat ga akan memaafkan kalian #DukungPilkadaLngsng," tulis akun tersebut.
Sementara, tidak sedikit yang memberikan dukungan kepada Ibas untuk tetap memperjuangkan Perppu yang diterbitkan oleh Ayahnya itu.
"Hayooooo Mas @Edhie_Baskoro perjuangkan #PerppuPilkada #SuaraRakyat, karena juga ada wacana dari partai kuning untuk pilpress melalui DPR/MPR," tulis akun @Wir_sab5566.
(mdk/tyo)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya