Soal pelantikan pimpinan, MPR tunggu DPR lebih dulu
Merdeka.com - Ketua MPR Zulkifli Hasan belum memutuskan waktu tepat untuk melantik Wakil Ketua MPR dari Partai Gerindra dan PKB. Dia mengaku masih menunggu Undang-undang Nomor 17 Tahun 2014 tentang MPR, DPR, DPD dan DPRD (UU MD3) diundang-undangkan pemerintah dan pelantikan Wakil Ketua DPR terlebih dahulu.
"Saya rapat saja saya tunda, karena nanti rapat apa pegangan kita. Oleh karena itu, kita tunggu DPR melantik setelah itu kita," kata Zulkifli di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta Pusat, Kamis (15/2).
Ketua Umum PAN itu mengatakan, kemungkinan pelantikan Wakil Ketua MPR akan dilakukan pada hari yang sama dengan pelantikan pimpinan DPR atau beberapa hari setelahnya.
"Belum ada nomornya, sehingga DPR belum melantik. Nanti begitu DPR melantik lalu kita hari yang sama atau setelah itu," ungkapnya.
Pimpinan MPR, kata Zulkifli, belum menerima daftar nama calon Wakil Ketua MPR dari Partai Gerindra dan PKB. Namun dia sudah mendengar beberapa nama yang digadang-gadang untuk menduduki kursi pimpinan MPR.
"Belum, kan belum rapat. Tapi nama-namanya sudah jelaskan. PDIP dari dulu kita meminta. Saya meminta kepada mba Mega, tolonglah mba, Ahmad Basarah. Dia diberi judul di sini kan profesor Pancasila. PKB kan sahabat saya Cak Imin. Gerindra kalau enggak salah Ahmad Muzani," tandasnya.
Diketahui, pelantikan penambahan pimpinan Wakil Ketua DPR dari PDIP hari ini ditunda. Ketua DPR Bambang Soesatyo mengatakan pelantikan itu ditunda karena Presiden Joko Widodo (Jokowi) masih berada di Maluku.
"Hari ini seharusnya ada pelantikan Wakil Ketua DPR dari PDIP tetapi karena dan masalah teknis Presiden masih ada kongres di Maluku," kata Bambang dalam Sidang Paripurna DPR di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta Pusat, Rabu (14/2). (mdk/dan)
Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya