Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Soal koalisi, Tantowi sebut pendepakan PKS terserah SBY

Soal koalisi, Tantowi sebut pendepakan PKS terserah SBY Tantowi Yahya. Merdeka.com/Dwi Narwoko

Merdeka.com - Wakil Sekretaris Jendral Partai Golkar Tantowi Yahya tidak kaget jika Partai Keadilan Sejahtera (PKS) bakal didepak dari partai koalisi. Sikap tegas PKS menolak kenaikan harga BBM merupakan indikasi kuat bahwa partai dakwah ini telah melanggar kesepakatan.

"Berita yang tidak mengejutkan. Karena kalau kita mengacu kepada nota kesepahaman, anggota Setgab dengan Pak SBY selaku pimpinan, partai anggota yang sudah tidak lagi sepaham dan searah dengan tujuan Setgab, sudah bisa dianggap tidak ingin lagi bersama-sama," ujar Tantowi saat dihubungi, Jakarta, Kamis (20/6).

Menurut dia, SBY selaku Ketua Setgab sangat memahami sikap PKS, sehingga wajar apabila kemudian sikap tegas pendepakan PKS sangat mungkin dilakukan. "Pak SBY sangat paham soal ini. Seperti yang sering disampaikan, bola di Pak SBY," terangnya.

Sebelumnya diberitakan, 3 menteri PKS dipanggil SBY hari ini. Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Tifatul Sembiring, mengatakan hari ini dipanggil Presiden SBY dalam rapat kabinet bersama Menteri Pertanian, Suswono, dan Menteri Sosial, Salim Segaf Al-Jufri.

Saat ditanya apakah akan dibahas soal nasib tiga menteri asal PKS di kabinet, Tifatul tak banyak bicara.

"Sekarang kan menterinya dipanggil semua di sidang kabinet," kata Tifatul saat menghadiri persidangan mantan Direktur Utama PT Indosat Mega Media (IM2) Indar Atmanto, di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi, Jakarta, Kamis (20/6). (mdk/mtf)

Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP