Siapa 4 nama baru yang diungkap Anas terkait kasus Century?

Reporter : Anwar Khumaini | Selasa, 5 Maret 2013 07:21




Siapa 4 nama baru yang diungkap Anas terkait kasus Century?
anas diperiksa kpk. ©2012 Merdeka.com/dwi narwoko

Merdeka.com - Kemarin, tim kecil pengawas kasus Bank Century mendatangi kediaman mantan Ketua Umum Partai Demokrat Anas Urbaningrum di kawasan Duren Sawit, Jakarta Timur. Dalam pertemuan itu, Anas sempat menyinggung keterlibatan seseorang yang belum pernah disebut di media terlibat dalam kasus tersebut.

"Ada nama baru yang sebelumnya orang menyangka tidak ada kaitannya, ternyata ada kaitannya," kata salah satu anggota timwas, Ahmad Yani usai bertemu Anas di Jakarta Timur, Senin (4/3).

Ahmad Yani mengaku tidak tahu persis siapa nama-nama yang diungkap oleh Anas tersebut. Yang pasti, nama itu akan dibeberkan saat dipanggil oleh DPR dan KPK nanti.

"Soal nama baru biar Mas Anas yang buka sendiri entah di DPR atau di KPK. Karena tadi kalau kita bisa menjaga isi pertemuan itu, nanti Mas Anas mau membuka," jelas Yani.

Ahmad Yani datang bersama anggota timwas Century lainnya, seperti Sarifuddin Sudding (Hanura), Fahri Hamzah (PKS), dan Hendrawan Supratikno (PDIP). Pertemuan berlangsung sekitar 2,5 jam.

Menurut anggota tim kecil pengawas Century Hendrawan Supratikno, nama-nama baru yang diduga mengetahui banyak soal bailout Bank Century. "Nama baru yang relevan mengetahui Century, keempatnya dari parpol," kata Hendrawan di DPR kemarin.

Hendrawan enggan membocorkan lebih lanjut terkait nama-nama tersebut. Menurutnya, tim kecil masih memproses dan menguji kebenaran pernyataan Anas tersebut.

Termasuk juga rencana menghadirkan Anas di rapat Timwas Century di DPR, Hendarman bersama anggota yang lain akan merapatkan lebih dahulu. "Informasi yang diberikan kalau mengandung unsur spesifik, relevan, dan baru, baru kita undang," terangnya.

Selain mengantongi empat nama baru yang diduga relevan sebagai informan kasus bailout Bank Century, tim kecil kasus bailout Century yang berkunjung ke rumah Anas Urbaningrum juga mendapatkan sejumlah informasi penting lainnya.

"Contohnya yang sederhana, misalnya soal pertanyaan publik apakah Pak Presiden peroleh informasi yang terus menerus soal bailout," imbuh Hendrawan.

Terkait hal itu, lanjut Hendrawan, Anas meminta Timwas Century di DPR untuk membongkar lagi arsip-arsip lama, untuk mencari 'serpihan' kebenaran, dan merangkumnya menjadi sebuah alur cerita Century yang utuh.

"Jadi ada fakta yang terlewatkan, yang oleh Timwas tidak dianggap penting tapi ternyata dengan cara pandang berbeda, itu sedikit penting," lanjutnya.

Baca juga:
KPK akan periksa Sri Mulyani di Amerika Serikat
Anas minta SBY juga diperiksa dalam kasus Century
Alot usut kasus Century, KPK dihadiahi karangan bunga
Sebut nama baru di Century, Anas tetap minta SBY dihormati
Dari Anas, tim kecil kantongi 4 nama baru soal Century

[war]


JANGAN LEWATKAN BERITA
Follow tag merdeka.com akan membantu untuk mendapatkan berita yang sesuai preferensi Anda. Misal Anda suka berita Anas Urbaningrum, masukkan email dan Anda hanya akan menerima berita seputar Anas Urbaningrum.

Let's be smart, read the news in a new way.
Tutup
Kirim ke teman Kirim copy ke email saya
Kirim ke

Free Content

  • URL Blog

  • Contoh : merdeka.wordpress.com

  • Email

  • Password


saya setuju menggunakan konten merdeka.com dan mengetahui bahwa merdeka.com tidak menyimpan informasi login saya






Komentar Anda


Smart people share this
Back to the top


Today #mTAG SPOTLIGHT iREPORTER
TOP 10 NEWS
LATEST UPDATE
  • Tak bersama Prabowo, dimana Hatta berada?
  • Wenger: Arsenal tak butuh Balotelli
  • Mahfud MD: Gagal, saya sudah mengembalikan mandat
  • Mahfud mundur dari ketua Timkamnas Prabowo,diganti Yunus Yosfiah
  • IHSG anjlok setelah Prabowo tolak proses Pilpres
  • Kubu Jokowi sebut Prabowo tak dewasa tolak pilpres
  • Hasma, makanan penutup ala China dari saluran telur kodok
  • Usai saling pukul dengan istri, Andi tewas gantung diri
  • SBY: Demokrasi kita tidak menaburkan kebencian
  • Saksi kubu Prabowo walk out dari rekapitulasi KPU!
  • SHOW MORE