Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Siap kawal pilkada, polisi minta warga lapor jika ada politik uang

Siap kawal pilkada, polisi minta warga lapor jika ada politik uang Pemungutan suara pilpres di Benhil. ©2014 merdeka.com/muhammad lutfhi rahman

Merdeka.com - Kepolisian Republik Indonesia siap mengawal jalannya pilkada serentak 2015 di Tanah Air. Sejumlah anggota dari Polda yang daerahnya tidak menggelar Pilkada diterjunkan untuk mengawal pesta demokrasi tersebut.

"Tidak semua dari Korps Brimob, ada juga dari polda lain yang tidak melaksanakan pilkada," kata Kepala Bagian Penerangan Umum, Kombes Suharsono, di Mabes Polri, Jakarta, Selasa (8/12).

Selain menerjunkan anggota ke tempat pemilihan, sejumlah penyidik pun terjun langsung mengawal pilkada. Mereka terus memproses beberapa kasus semisal perusakan, penganiayaan serta pembakaran yang berkaitan dengan pilkada.

"Penyidik standby di pos jadi berdasarkan persoalan. Sampai saat ini ada 15 kejadian cukup menonjol seperti pengrusakan, penganiayaan pembakaran dari mulai Juli sampai November," ujarnya.

Pada kesempatan itu, Polri mengimbau masyarakat untuk tidak membuat gaduh jika calonnya tidak terpilih. Masyarakat harus menciptakan suasana damai dan menghormati proses demokrasi.

Selain itu, jika ditemukan atau melihat adanya politik uang, masyarakat diminta untuk melapor ke petugas.

"Jangan terpengaruh oleh upaya mempengaruhi. Kemudian tolong peduli apabila menyaksikan atau mengalami kemungkinan adanya politik uang dalam rangka Pilkada ini informasikan kepada petugas," imbuhnya.

(mdk/lia)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP