Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Sepulang dari Sumatera, Jokowi akan evaluasi menteri yang berseteru

Sepulang dari Sumatera, Jokowi akan evaluasi menteri yang berseteru Alexander Marwata dan Johan Budi. ©2015 Merdeka.com/imam buhori

Merdeka.com - Sejumlah menteri dalam Kabinet Kerja acapkali perang urat saraf di ruang publik. Terhangat, perseteruan terjadi antara Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Sudirman Said dan Menko Kemaritiman Rizal Ramli terkait keputusan pengembangan Blok Masela di Maluku.

Juru Bicara Kepresidenan Johan Budi menyatakan kemungkinan besar setelah selesai melakukan kunjungan kerja di Pulau Sumatera, Presiden Joko Widodo (Jokowi) akan melakukan evaluasi kabinet.

Evaluasi tersebut sejatinya ditujukan ke seluruh menteri bukan hanya ditujukan ke para menteri yang sering berseteru. "Ya setelah ini pasti ada, paling tidak di rapat kabinet. Dalam rapat kabinet bisa saja menyampaikan apa yang menjadi atensi Presiden," kata Johan di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu (3/3).

Johan menjelaskan evaluasi kabinet yang dilakukan oleh Presiden Jokowi sangat penting untuk dilakukan. Hal ini mengingat perseteruan antara menteri bukan hanya kali ini saja terjadi.

Dalam evaluasi itu nantinya Jokowi akan mengingatkan apabila ada perbedaan pendapat seharusnya disampaikan dalam rapat kabinet.

"Evaluasi itu tidak pada satu titik dan tempat yang satu titik maksudnya. Tapi kan pasti Presiden menerima banyak informasi dan laporan. Presiden bukan pro ke yang satu atau kontra yang satu, tidak. Yang digariskan oleh Presiden itu kan substansinya jangan membawa perdebatan yang seharusnya di ruang rapat itu dibawa ke ranah publik," kata Johan.

"Apalagi sudah mengarah pada pribadi-pribadi kan. Lebih kacaunya lagi sudah bawa supporter menurut saya ya. Kalau anda sepakat, marilah kita perbaiki bersama-sama," tambahnya.

Seperti diketahui, selain berseteru terkait keputusan pengembangan Blok Masela, Sudirman Said dan Rizal Ramli saling serang ihwal megaproyek listrik 35.000 watt dan perpanjangan kontrak PT Freeport Indonesia.

(mdk/ren)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP