Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Sentilan-Sentilan Keras Jokowi Saat Orasi Kampanye

Sentilan-Sentilan Keras Jokowi Saat Orasi Kampanye Jokowi kampanye di Cirebon. ©2019 Liputan6 com/Angga Yuniar

Merdeka.com - Mendekati pencoblosan Pemilu 2019, Capres Joko Widodo (Jokowi) makin gencar melakukan kampanye ke berbagai daerah. Dalam kampanyenya, Jokowi beberapa kali menyampaikan beberapa isu negatif yang kerap kali menyerang dirinya.

Dalam orasinya, Jokowi terlihat meninggikan nadanya saat menyampaikan beberapa isu, soal banyaknya hoaks misalnya. Berikut ini beberapa petikan pernyataan Capres Jokowi dalam kampanye:

Jokowi: Yang Buat Kebohongan Tak Mikir

buat kebohongan tak mikir rev1Rekonstruksi prajurit tni pembunuh kacab bank BUMN. ©2025 Merdeka.com

Ketika kampanye di Karawang, Capres Jokowi kembali menyinggung soal isu PKI yang menimpanya. Jokowi meminta pendukungnya untuk menangkal hoaks dan fitnah menjelang delapan hari pencoblosan. Dengan nada tinggi, Jokowi menyebut orang yang bikin kebohongan tidak mikir sehingga dengan seenaknya menyebar hoaks.

"Logikanya itu loh, mikir, mikir, mikir. Artinya yang membuat kebohongan artinya tidak mikir," kata Jokowi saat kampanye terbuka di Stadion Singaperbangsa Karawang, Jawa Barat, Selasa (9/4).

Bukan Diktator dan Pelanggar HAM

dan pelanggar ham rev1Rekonstruksi prajurit tni pembunuh kacab bank BUMN. ©2025 Merdeka.com

Pada acara Deklarasi Alumni Trisakti Pendukung Jokowi beberapa waktu lalu, Capres Jokowi mendapatkan jaket dan megaphone dari salah satu perwakilan alumni. Jokowi pun langsung mengenakan jaket dan menggunakan megaphone tersebut.

Layaknya orator yang tengah memimpin aksi demonstrasi, Jokowi berorasi. Dalam orasinya Jokowi mengaku bahwa dia bukan diktator dan pelanggar HAM. "Bapak ibu sekalian, saya bukan diktator, saya bukan pelanggar HAM, dan saya juga bukan..," ujar Jokowi terhenti disambut tepuk tangan massa.

 

Jokowi: Jangan Sampai Ada yang Marah-marah

sampai ada yang marah marah rev1Rekonstruksi prajurit tni pembunuh kacab bank BUMN. ©2025 Merdeka.com

Di depan warga Karawang, Jawa Barat, Capres Jokowi mengajak pendukungnya untuk bergembira pada Pilpres 2019. Menurutnya Pilpres pesta kegembiraan dan bukan ajang untuk marah-marah.

Dengan penuh semangat, Jokowi mengajak pendukungnya yang setuju tunjuk satu jari. "Jadi pesta demokrasi adalah kegembiraan jangan sampai malah ada yang menakut-nakuti, jangan sampai ada yang pesimis, jangan sampai ada yang suka marah-marah," kata capres nomor urut 01 itu.

Jokowi: Jangan Ngomong Curang, Cureng, Tunjukkan!

ngomong curang cureng tunjukkan rev1Rekonstruksi prajurit tni pembunuh kacab bank BUMN. ©2025 Merdeka.com

Beberapa waktu lalu, Capres Prabowo Subianto menyatakan ada dugaan kecurangan pada Pilpres 2019. Menanggapi pernyataan itu, Joko Widodo (Jokowi) menanggapinya. Dia menjelaskan, pelaksanaan Pilpres tidak ditangani serampangan. Sehingga capres nomor urut 01 itu meminta Prabowo segera melapor jika ada temuan kecurangan dalam Pilpres 2019.

"Kalau curang, curangnya di mana. Harus disampaikan dong jangan ngomong curang cureng curang cureng, bagaimana, tunjukkan," ucapnya.

(mdk/has)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP